Tampilkan postingan dengan label tanaman langka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tanaman langka. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Juli 2009

Tanaman khas kalsel

SRIKAYA

a. Determinasi

Srikaya tergolong kedalam divisio Spermatophyta, Sub Divisio Angiospermae, Klas Dicotyledoneae, Ordo Annonales, Famili Annonaceae, Genus Annona, Spesies Annona squamosa L.

b. Morfologi

Tergolong kedalam tanaman perdu/ pohon, tinggi 2-7 m. Daun berbentuk elliptis,

tepi rata. Bunga 1-2 berhadapan atau di samping daun. Buah majemuk, berbentuk bola. Kulitnya seperti sisik. Daging buah matang lembik, lepas bersama kulit buahnya, putih, manis. Biji hitam mengkilat.

Kandungan vitamin C 35-42 mg/100 g.

C. kerabat srikaya.

Srikaya besar/ganal (Rollinia deliciosa) Dicirikan dengan buahnya yang

besar, bobot buah dapat mencapai 1,5 kg. Bentuk buah bulat agak memanjang,

diameter 7,5 12,5 cm. Buah dipetik bersama tangkai sepanjang 5 cm. Kulit buah dihiasi tanduk yang disebut areolus. Warna hijau saat muda lalu berangsur kekuningan bila masak. Tanda buah masak bila daging ditekan terasa empuk. Daging buah putih, lembut tanpa serat dan sedikit berair.

Baca juga tanaman-tanaman khas rawa lainnya.

Manggis, Rambutan, Jeruk siam, Langsat, Ketapi, Ramania, rambai, sawo pancukan (nam-nam) dan buah mentega, Srikaya, kalangkala. Tanaman rawa Kalimantan.

Baca SelengkapnyaTanaman khas kalsel
mjumani, Updated at: Juli 08, 2009

Tanaman khas kalimantan

RAMBAI

a.Determinasi.

Rambai tergolong kedalam divisio Spermatophyta, Sub Divisio Angiospermae, Klas Dicotyledoneae, Ordo Euphorbiales, Famili Euphorbiaceae, Genus Baccaurea dan Spisies Baccaurea mutleana.

b. Morfologi

Tergolong kedalam tanaman keras/tahunan (paranual), berupa pohon (arbor), tinggi 10 -20 m. Daun tunggal, bentuk memanjang. Buah lebat, bertangkai, berbentuk bulat, kulit buah berwarna putih kecoklatan. Daging buah berwarna putih bening, berair, dengan rasa manis. Biji gepeng, kecil yang lengkat dengan daging buah. Tanaman rambai cukup adaptif di lahan rawa, baik rawa pasang surut maupun lebak.

c. Kerabat rambai.

Kerabat rambai ini dicirikan dengan buah yang agak besar, sangat masam. Tumbuh di pinggir-pinggir pantai, sungai sebagai makanan kera- kera liar.

Baca juga tanaman-tanaman khas rawa lainnya.

Manggis, Rambutan, Jeruk siam, Langsat, Ketapi, Ramania, rambai, sawo pancukan (nam-nam) dan buah mentega, Srikaya, kalangkala. Tanaman rawa Kalimantan.

Baca SelengkapnyaTanaman khas kalimantan
mjumani, Updated at: Juli 08, 2009

Tanaman Khas kalsel

Tumbuhan khas Kal-Sel Terancam Punah

Saya yakin banyak diantara masyarakat Kal-sel yang tidak mengetahui tumbuhan-tumbuhan yang akan saya sebutkan di dalam artikel ini terutama yang usianya masih remaja. Bahkan saya sendiri masih asing pada beberapa tumbuhan yang umumnya khas kalimantan yanag saya sebutkan dibawah ini.

Kalalayu

Kalalayu merupakan tumbuhan yang tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 500 mdpl. Lokasi yang disenangi adalah tanah yang gembur dengan kelembaban tinggi. Buahnya yang kecil sangat disenangi burung-burung atau binatang hutan lainnya sehingga bisa tersebar ke tempat lain. Biji tanaman ini mudah tumbuh dan bertunas, asal tanahnya cukup mengandung unsur hara dengan kelembaban tidak terlalu rendah. Dengan syarat tumbuh yang mudah, sebenarnya kalalayu dapat tumbuh di mana-mana. Namun sayangnya pemanfaatan kalalayu masih sedikit karena belum banyak diketahui. Akibatnya buah kalalayu dianggap mempunyai nilai ekonomis rendah sehingga orang enggan membudidayakannya. Selain dimakan, buah kalalayu kadang-kadang juga dibuat mainan. Batangnya yang tidak terlalu besar dapat dimanfaatkan sebagai kayu bakar. Pohon kalalayu juga dapat dipakai sebagai pohon penghijauan. Selain itu dapat dimanfaatkan sebagai pencegah polusi udara kerana dapat mengolah CO22. menjadi O

Kuranji

Kuranji, tumbuhan ini hidup di dataran rendah hingga 500 mdpl. Kawasan yang disenangi adalah daerah datarn rendah dengan kelembaban tinggi dan airnya tidak tergenang. Di pedesaan, buah kuranji disukai anak-anak karena rasa buahnya manis keasaman. Karena batangnya besar dan tinggi sehingga kayunya bisa dipakai sebagai bahan bangunan dan konstruksi berat. Sebagian penduduk memanfaatkan kayunya untuk bahan pembuatan perabot rumah tangga hingga alat-alat pertukangan. Jika kekurangan kayu, batangnya juga bisa dijadikan kayu bakar, terutama ujung batang yang kecil dan mulai kering.

Mundar (Garcinia parvifolia Miq.)

Mundar (Garcinia parvifolia Miq.), tanaman ini banyak tumbuh di dataran rendah hingga 700 mdpl. Biasanya tumbuh di bawah pohon pelindung dengan kelembaban cukup tinggi. Perkembangbiakan melalui biji. Di pedalaman Kalimantan, tanaman ini sudah mulai jarang dijumpai bahkan cenderung langka. Usaha pembudidayaan tanaman ini jarang dilakukan oleh penduduk pedesaan sehingga semakin mempercepat pengurangn jumlah populasinya. Selain itu, nilai ekonomis buahnya masih rendah sehingga sebagian masyarakat enggan untuk membiakkannya. Buahnya yang kecil seperti kalangkala, biasanya dimanfaatkan oleh anak-anak di pedesaan. Daging buahnya yang banyak mengandung cairan dapat menguarngi rasa haus. Jika kekurangan kayu, batangnya yang cukup besar dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan bagian atas dan bahan pembuatan perkakas rumah tangga. Dahan dan ranting yang masih kecil serta sudah kering bisa dipakai sebagai bahan kayu bakar. Daunnya yang rimbun bisa dimanfaatkan sebagai peneduh pekarangan rumah dan kebun-kebun yang dekat dengan pemukiman penduduk.



Rambai (Baccaurea motleyana M.A.)

Rambai (Baccaurea motleyana M.A.), tumbuh di dataran rendah hingga 750 mdpl. Lokasi yang cocok adalah tanah liat kuning berpasir yang terdapat di dataran rendah dan tidak tergenang air. Saat masih muda buahnya berasa

asam bercampur sedikit manis atau asam sama sekali. Namun bila sudah tua dan masak akan berasa manis bercampur sedikit asam atau asam agak manis. Mungkin karena rasanya kurang enak, buah ini kurang disukai dan pada akhirnya tidak banyak dibudidayakan. Perkembangan tanaman ini menggunakan biji. M

anfaat tanaman rambai bagi manusia sangat beragam. Buah rambai yang masak bisa langsung dimakan atau dibuat bahan minuman yang dicampur sirop dan es batu. Kulit buah rambai yang licin dan asam bisa dimanfaatkan sebagai pencampur bumbu kuah sayuran dan pepesan ikan. Kulit batangnya yang berwarna cokelat muda dapat digunakan sebagai pencampur ramuan jamu atau obat tradisional unt

uk penyakit tertentu. Selain itu, kulit tersebut dipakai untuk mewarnai kain. Bila dicampur dengan akar pohon harendong dapat mengahsilkan warna merah terang. Kayunya dapat digunakan sebagai bahan perabot rumah tangga. Biasanya kayu rambai yang dikeringkan dapat dipakai sebagai kayu bakar, terutama dahan-dahan yang agak kecil beserta rantingnya.

Rukam (Flacourtia rukam)

Rukam, termasuk tanaman langka yang dibiarkan tumbuh secara liar dan berkembangbiak dari tunas-tunas akar yang tumbuh di sek

itar pohonnya. Mampu tumbuh di semua jenis tanah pada ketinggian 5 – 2100 mdpl. Biasanya tumbuh di antara tanaman lain

yang ada di hutan tropik. Tanaman ini tidak dibudidayakan sehingga populasinya semakin langka. Buah yang sudah tua dapat dimakan langsung sebagai buah segar atau dibuat manisan, selai, dan sirop. Buah muda biasanya digunakan sebagai pencampur sambal untuk lalapan. Di daerah pedesaan, penduduk memanfaatkan buah yang masih muda, kulit batang, maupun akarnya sebagai bahan pembuat minuman jamu tradisional.

Rukam

Divisio : Magnoliophyta

Classis : Magnoliopsida

Sub Classis : Rosidae

Ordo : Lecythidales

Familia : Flacourtiaceae

Genus : Flacourtia

Spesies : Flacourtia rukam



Tumbuhan-tumbuhan di atas hanyalah sebagian kecil dari tumbuhan yang kini semakin sulit ditemukan. Beberapa diantara bahkan sudah sulit di temui di habitat aslinya. Kurangnya pengetahuan masyarakan kal-sel akan tanaman khas yang menjadi kebanggan kita bersama membuat kelestarian tumbuhan-tumbuhan ini semakin terancam.

Penyebab utama terancamnya spesies-spesies tersebut karena sebagaian besar tidak adanya upaya melestarikan tumbuhan tersebut, sedangkan ekplorasi tanaman-tanaman tersebut cukup tinggi.

Selain tumbuhan diatas masih banyak tumbuhan khas kalsel yang mulai sulit ditemui beberapa diantaranya adalah Maskot kalimantan selatan Kasturi (Mangifera delmiana) yang juga mulai berkurang keberadaanya. Selain karena banyak ditebang untuk keperluan bahan bangunan, Kasturi juga banyak di tebang karena akan di jadikan lahan pemukiman.

Baca SelengkapnyaTanaman Khas kalsel
mjumani, Updated at: Juli 08, 2009

Selasa, 07 Juli 2009

Tanaman khas kalsel

Lai (Durio kutejensis (Hassk.) Becc.)



Durio kutejensis

Lai (Durio kutejensis (Hassk.) Becc.), tumbuhan ini menyukai jenis tanah endapan lumpur atau aluvial yang terdapat di pinggiran pegunungan dan bukit hingga agak ke lereng dengan ketinggian 50 – 200 mdpl. Perbanyakan tanaman ini umumnya dilakukan dengan biji. Biji yang berwarna kuning kecokelatan disemai dalam wadah. Setelah tumbuh tunas agak besar baru ditanam di lahan. Biasanya lai ditanam penduduk di sekitar pemukiman atau di pinggiran ladang yang mereka garap. Kira-kira pada umur 5 tahun, durian ini sudah berbuah. Jika sudah tua dan tidak berbuah lagi, pohon lai ditebang dan batangnya digunakan sebagai bahan bangunan ataupun perkakas rumah tangga.



Kingdom : Plantae

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Ordo : Malvales

Famili : Malvaceae (bombaceae)

Genus : Durio

Spesies : Durio kutejensis



Baca SelengkapnyaTanaman khas kalsel
mjumani, Updated at: Juli 07, 2009

Senin, 06 Juli 2009

Tanaman Khas kalsel

Gitaan (Willughbeia firma BL.)

Gitaan (Willughbeia firma BL.), hidup dan tumbuh dengan cara memanjat melalui tanaman lain yang ada di dekatnya. Tanaman gitaan ini digolongkan dalam satu keluarga besar tanaman Apocynaceae atau kemboja-kembojaan. Di alam bebas, umumnya perkembangbiakan tanaman ini melalui biji. Cara penyebaran yang lain adalah melalaui perantaraan hewan. Kawasan yang disenanginya adalah di tanah yang banyak mengandung humus dengan kelembaban yang cukup tinggi. Lokasi pertumbuhannya mulai dataran rendah hingga tempat dengan ketinggian 700 mdpl. Karena sampai saat ini buah gitaan masih dianggap mempunyai nilai ekonomis rendah dibandingkan buah-buahan lain sehingga penduduk enggan membudidayakannya. Oleh karena itu, dari tahun ke tahun, jumlah populasi tumbuhan ini kian menurun. Apalagi adanya pembukaan hutan-hutan secara luas mengakibatkan tanaman ini berkurang karena lahannya semakin sempit. Bahkan sering tanpa sengaja gitaan ikut dimusnahkan bersama-sama dengan tanaman yang ditumpanginya. Buah gitaan yang sudah masak banyak mengandung vitamin C, sehingga bisa dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan buah-buahan yang murah dan bergizi tinggi. Oleh Urang Bukit di Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan, getah buah gitaan yang berwarna putih dan agak encer dibuat sebagai obat tradisional. Batangnya yang kecil dapat digunakan sebagai bahan kayu bakar.
Baca SelengkapnyaTanaman Khas kalsel
mjumani, Updated at: Juli 06, 2009

Minggu, 05 Juli 2009

Ramania

Ramania

Ramania, tanaman ini cocok tumbuh di daerah dataran rendah setinggi 5 meter hingga ketinggian 800 mdpl. Misalnya di pinggiran sungai, tegalan tua, dan lereng gunung yang landai menuju tepian sungai. Tumbuh subur di dataran rendah yang curah hujannyabanyak, tetapi airnya tidak tergenang lama. Buahnya yang berwarna kuning kemerahan merupakan salah satu sumber vitamin C dan A, kandungan garam mineralnya pun cukup memadai. Ramania yang rasanya manis keasaman, biasanya dibuat manisan. Batang pohon ramania yang besar dan liat, bagus untuk bahan bangunan, perkakas rumah tangga, dan kayu bakar. Bahkan ada sebagian masyarakat pedesaan membuat sarung keris tradisional dari batang pohon tersebut.



Baca SelengkapnyaRamania
mjumani, Updated at: Juli 05, 2009

Sabtu, 04 Juli 2009

Tarap

Tarap (Artocarpus odoratissima)

Tarap (Artocarpus odoratissima), merupakan salah satu tanamna dari keluarga besar nangka, tumbuh subur di hutan-hutan lebat yang terdapat di dataran rendah hingga ketinggian 1000 mdpl. Tanaman tarap ini mempunyai kegunaan yang bermacam-macam. Buah yang masih muda dapat disayur, buah yang sudah masak bisa langsung dinikmati, rasanya manis dengan aroma yang khas. Batangnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan rumah di pedesaan.

Kayunya cukup kuat dengan teras berwarna kuning kecokelatan sehingga bagus untuk bahan pembuatan perabot rumah tangga. Di daerah hulu sungai pedalaman Kalimantan, tarap ditebang untuk dibuat badan perahu karena lebih tahan air. Daun tarap yang lebar dan besar dengan tajuk yang rimbun dapat dimanfaatkan sebagai peneduh pekarangan rumah dan kebun-kebun di sekitar tempat tinggal penduduk.

Tarap (Artocarpus odoratissima)



Tanaman ini merupakan tanaman langka dan harus dijaga kelestariannya karena merupakan kekayaan alam hayati atau sumber plasma nutfah yang sangat penting.

Baca SelengkapnyaTarap
mjumani, Updated at: Juli 04, 2009
 

mjumanion