Selasa, 11 Desember 2018

Tips Olahraga Ringan Di Kantor Untuk Mengurangi Stres

Stres dengan pekerjaan tak pelak membuat Anda hilang mood atau bahkan malas untuk melakukan rutinitas pekerjaan. Nah, untuk menghindari itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan olahraga ringan di kantor.

Seperti apa jenis olahraga yang bisa dilakukan dan bagaimana itu bisa dilakukan, berikut adalah jenis
olahraga yang bisa Anda lakukan tanpa harus membutuhkan ruang yang besar atau peralatan yang lengkap seperti di gym.

Perlu Anda ketahui bahwa olahraga ringan di kantor tak ubahnya seperti peregangan dalam olahraga,
jika Anda akan melakukan olahraga berat, maka untuk mencegah terjadinya cedera maka Anda biasanya melakukan pemanasan, nah, dari situ adaptasi olahraga ringan tersebut. Berikut adalah beberapa olahraga ringan di kantor untuk mengurangi stress mengutip berita olahraga terlengkap di Indonesia;

Melakukan Peregangan Leher
Otot yang berada di leher tentu kerap membuat kita kurang memberikan rasa nyaman, penyebabnya
tentu karena aktifitas keseharian yang tanpa sadar membuat otot leher menjadi tegang. Angkat tangan
kanan ke atas kepala dan luruskan. Kemudian dengan tangan kanan tarik lembut kepala ke arah bahu
sampai terasa ada sedikit peregangan pada otot leher. Tahan pose selama 10-15 detik. Bergantian sekalidi setiap sisi sambil duduk.

Melakukan Peregangan Badan Atas
Olahraga ringan di kantor jenis ini sangat mungkin dilakukan, selain mudah, tak perlu ruang lebih, Anda tinggal duduk tegap di kursi, angkat kedua tangan ke atas kepala dan luruskan. Miringkan hanya tubuh bagian atas ke kiri dan dengan tangan kanan raih sisi tubuh kiri, tahan posisi selama 10-30 detik. Ulangi untuk sisi lainnya, lakukan bergantian.

Push up di Meja

Tumpu berat badan Anda dengan menempatkan kedua tangan lurus sejajar bahu sambil menggenggam pinggiran meja. Jajakkan kaki di lantai, tarik napas saat Anda menekuk siku ke sudut 90 derajat, memeluk siku ke arah tulang rusuk layaknya push up. Ulangi 4 sampai 8 kali.

Peregangan Kaki
Olahraga ringan di kantor ini bisa dilakukan langsung, cukup tekuk kaki saat Anda berada di kursi, lalu tahan sekitar 15 detik saat menyentuh dada, kemudian turunkan. Lakukan beberapa kali dan bergantian.

Lakukan Peregangan Punggung
Selonjorkan kedua kaki ke depan Anda. Turunkan badan untuk meraih jari-jari kaki kiri, tahan 10-30
detik. Perlahan kembali ke atas, turun lagi untuk meraih jari-jari kaki kanan. Lakukan bergantian sisi.

Peregangan Bahu dan Badan
Olahraga ringan di kantor ini juga tak perlu banyak ruang, untuk peregangan bahu; lakukan duduk dalam posisi tegap, tarik napas dalam-dalam dan angkat kedua bahu setinggi telinga Anda.
Tahan sebentar. Lepaskan dan jatuhkan bahu ke posisi semula. Ulangi 3 kali. Lanjutkan dengan anggukan dan gelengkan kepala Anda dengan perlahan, seperti mengatakan “ya” dan “tidak”. Ulangi beberapakali. 

Untuk peregangan badan, Anda juga bisa melakukan gerakan seperti peregangan bahu, lakukan dalam posisi duduk tegap, pelintir badan bagian atas perlahan ke kanan. Gunakan bantuan pegangan di kursi untuk memutar tubuh ke arah belakang kursi. Tahan beberapa detik, lalu perlahan kembali menghadapke depan. Ulangi untuk sisi lainnya.

Itulah beberapa gerakan sebagai tips olahraga ringan di kantor yang bisa dilakukan dengan segera dan
tak memerlukan waktu lama. Anda juga bisa melakukan gerakan-gerakan tersebut tidak dengan
berurutan, atau di waktu yang sama, lakukan dengan rentang waktu 1-2 jam juga memungkinkan agar
tubuh Anda terjaga dari stres yang kerap melanda di aktifitas keseharian kantor.

artikel kiriman : Wiro
Baca SelengkapnyaTips Olahraga Ringan Di Kantor Untuk Mengurangi Stres
mjumani, Updated at: Desember 11, 2018

Selasa, 10 Juli 2018

Ngetrip Ke Bukit Pahiyangan dan Air Terjun Minanga

Mjumani.net – Udara segar berbalut sinar hangat mentari menemani perjalanan Saya, Andi, Isak dan Ari. Maklum, meski jam sudah menunjukan pukul 07.00, hamparan persawahan yang berada di sisikkiri dan kanan jalan masih memberikan terapi yang menyejukan. Apalagi, hari Minggu adalah hari libur dimana arus lalu lintas sepanjang jalan Gubernur Syarkawi yang juga dikenal dengan jalan lingkar utara ini relatif lebih lenggang dari biasanya. Awal yang sangat baik memulai perjalanan yang tidak hanya akan menyita waktu seharian tetapi juga menguras tenaga dan menguji ketahanan.

Jalan Rantau Balai
Akses Jalan Dari Desa Awang Bangkal Menuju Rantau Balai

Berangkat dari kediaman saya, di bilangan Handil Bakti, sebenarnya kami sepakat untuk berangkat lebih pagi namun. Namun, karena harus menunggu dua rekan lagi, kami akhirnya berangkat satu jam kemudian.   Rute yang dipilih adalah Jalan lingkar atau Jl. Gubernur Syarkawi – Jl. A. Yani, Jl. Ir. PM Noor, desa Awang Bangkal dan berlanjut hingga jalan yang masih dalam proses pengerasan menuju Desa Rantau Balai, Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Meski terbilang lancar, perjalanan menuju Desa Rantau Balai bukan berarti tanpa hambatan. Hanya kurang lebih 15 menit berselang dari titik keberangkatan, motor saya mengalami kebocoran ban. Dalam situasi  ini, berangkat pagi-pagi terlebih di hari libur justru  kurang menguntungkan. Beberapa bengkel dan tambal ban yang saya jumpai ternyata masih tutup. Beruntung bengkel ke empat yang saya singgahi sudah menampakan tanda-tanda kehidupan. Meski belum membuka layanan bengkel, namun sang pemilik ternyata sudah bangun dan bersedia menjadikan saya sebagai customer pertamanya.

Perjalanan yang cukup panjang tentu tidak akan afdhol jika belum sarapan, untuk mengganjal perut yang belum sempat terisi karena harus berangkat pagi-pagi, kami singgah di perempatan Jl. Gubernur Syarkawi – Jl. Martapura Lama atau simpang empat Sungai Tabuk. Di sini ada beberapa warung tradisional yang menyediakan jajanan kue dan nasi bungkus. Ada beberapa variasi lauk yang disediakan,mulai dari telur hingga ikan air air tawar lokal. Saya memilih menu nasi kuning dengan lauk Burung Puyuh goreng. Sedangkan ketiga teman memilih lauk yang variatif, hati, ikan gabus atau haruan dan ayam. Selain rasanya lumayan, harga di sini juga bersahabat, jadi cukup recommended buat sahabat yang juga ngetrip dengan low budget.
Air terjun minanga
Rantau Balai
Rute menuju Bukit Pahiyangan
Desa Rantau Balai, Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, Kalsel
Dengan kecepatan relatif sedang, kami tiba di Desa Awang Bangkal sekitar pukul 09.20 atau sekitar dua jam dua puluh menit perjalanan dari titik keberangkatan. Tentu saja waktu tempuh ini membengkak karena harus mengganti ban dalam motor yang bocor dan sarapan. Di Awang Bangkal, kami tidak langsung menuju Awang Bangkal Barat, tetapi terlebih dahulu mengisi bahan bakar di SPBU mini atau APMS (Agen Premium & Minyak Solar) yang terletak di sebelah kiri jalan Jl. Ir. PM Noor , desa Awang Bangkal, beberapa ratus meter setelah simpang menuju Desa Rantau Balai.

Jika dari arah Banjarmasin atau Banjarbaru, letak simpangan menuju Rantau Balai terletak di sebelah kiri tak jauh sebelum SPBU Mini atau APMS, namun karena kami mengisi bbm, maka  setelah selesai harus memutar balik dan mengambil belokan ke kanan. Terakhir kami membeli air mineral sebagai persediaan selama menempuh perjalanan kurang lebih 1,5 jam menuju Desa Rantau Balai sebelum melewati jembatan permanen yang melintasi sungai Awang Bangkal yang menghubungkan Awang Bangkal Timur dan Awang Bangkal Barat. Setelah mengikuti  jalan aspal utama, kami sampai di Jalan lebar yang masih dalam tahap penimbunan dan pengerasan. Oh ya, ada beberapa persimpangan jalan beraspal sebelum tiba di jalan yang masih berupa pengerasan ini jadi jika merasa tidak yakin atau bingung, dapat bertanya pada masyarakat sekitar.
Jalan Menuju Bukit Pahiyangan
Peristirahatan pertama
Jalan yang kami lewati ini adalah bagian dari jalan tol Banjarbaru – Tanah Bumbu. Meski masih dalam tahap pengerasan dan penimbunan, ruas jalan ini sejak sekitar tahun 2017 lalu telah membuka akses  transportasi darat bagi beberapa desa yang terletak di sekitar Waduk Riam Kanan, di antaranya Desa Bunglai, Desa Sungai Luar, Desa Apuai, Desa Rantau Bujur dan Desa Rantau Balai.
foto-foto air terjun minanga
Trek terakhir menuju Puncak Bukit Pahiyangan
Perlu kehati-hatian saat melewati jalan ini, terutama untuk ruas jalan hingga desa persimpangan Desa Bunglai, karena selain banyak bukit dengan tanjakan dan turunan yang curam, batu split atau pecahan batu gunung yang masih berupa bongkahan dapat membahayakan terutama bagi pengendara kendaraan roda dua. Motorpun dituntut bekerja lebih keras, rem dan gear sebaiknya di cek terlebih dahulu sebelum melintasi jalan ini. Jika tidak, rantai yang kendor dapat menjadi masalah seperti yang di alami motor rekan saya. Akibat beban tanjakan dan jalan yang tidak rata, rantai motornya menjadi kendor dan sempat dua kali lepas. Beruntung di Desa Apuai, kami sempat bertemu warung sekaligus “bengkel”.  Sehingga walaupun agak kesiangan kami masih dapat melanjutkan perjalanan. Jalan dari Desa Apuai relatif lebih mulus hingga sampai di Desa Rantau Balai.
Air Terjun Mihak
Warung di Desa Apuai

Tiba di desa, kami menyampaikan perihal tujuan dan menanyakan guide yang bersedia mengantar kami ke Puncak Pahiyangan dan Air Terjun Minanga kepada warga di sana. Nampaknya, warga Rantau Balai sudah cukup terbiasa dengan kedatangan pelancong seperti kami, sehingga tak berselang lama, kami diperkenalkan dengan seorang pemandu bernama Masdari.   Setelah berbincang-bincang termasuk menanyakan perihal biaya jasa guide akhirnya kami berangkat. Sebagai catatan, tarif guide ke Puncak atau Gunung Pahiyangan sekali naik adalah Rp. 100.000 rupiah, jika ingin ke Air Terjun Minanga maka tarif tambahan juga sebesar Rp. 100.000 rupiah. Namun, biaya ini tidak selalu baku artinya pada kondisi tertentu dan keahlian nego anda, tarif bisa saja lebih murah. So, buat kalian yang low budget dan berangkat dalam tim kecil silahkan coba di nego, siapa tau anda juga beruntung seperti kami.
gunung pahiyangan aranio, kabupaten banjar
Peristirahatan Kedua, sebelum menjajal trek terakhir menuju puncak bukit Pahiyangan
Trek menuju Bukit atau Gunung Pahiyangan berada diseberang sungai, untuk menyeberanginya biasa menggunakan perahu motor atau kelotok kecil. Sebaiknya jangan coba-coba menyeberang dengan berenang ya, karena menurut guide kami di sungai ini ada buayanya, terutama saat air dalam. Setelah menyeberangi sungai, kita akan memasuki areal landai dengan pepohonan yang cukup teduh, diikuti jalan setapak yang cukup terbuka mulai menanjak. Meski kemiringannya tidak seberapa, namun berjalan ditengah terik matahari cukup menguras fisik. Di sini ada batu besar yang menjadi chek point pertama sebagai tempat beristirahat. 
Objek wisata gunung pahiyangan
View dari Puncak Bukit Pahiyangan
Jalur berikutnya semakin menguras stamina, dimana kemiringan trek sudah hampir mencapai 45 derajat. Kanopi pepohonan yang cukup rapat dan meneduhkan tak mampu membendung tubuh untuk tetap berkeringat. Saya dan Ari beberapa kali harus berhenti sejenak mengambil nafas sebelum kembali melanjutkan langkah. Tempat peristirahatan kedua kami adalah sebuah pohon dengan tajuk yang cukup lebat. Jika di titik perhentian pertama kami hanya beristirahat sekitar lima menit, di sini kami masih perlu tambahan beberapa menit lagi untuk menghimpun tenaga melanjutkan trek terakhir.
Meski dari segi jarak, trek terakhir tidaklah terlampau jauh namun tingkat kesulitannya  terbilang lumayan terutama untuk pemula. Selain kemiringannya rata-rata di atas 45 derajat, pagar pengamannya pun masih sangat minim padahal di beberapa titik, sisi kanan jalur hanya beberapa puluh centimeter dari jurang. Walaupun tertatih-tatih, tim kami berhasil tiba di puncak dengan torehan waktu satu jam. Waktu tempuh ini adalah waktu  rata-rata, jadi ibarat lomba meski pemula kami masih berada diperingkat tengah.
objek wisata air terjun minanga
Spot Foto Gunung Pahiyangan, Desa Rantau Balai Kecamatan Aranio
Puncak bukit atau gunung Pahiyangan adalah spot wisata alam yang menyuguhkan view atau pemandangan alam. Melalui puncak bukit atau gunung ini, kita bisa menikmati pemandangan Waduk Riam Kanan, sungai serta hutan yang berada di sekitar. Jika beruntung kita juga dapat melihat burung Enggang atau Rangkong melalui atas puncak bukit ini. Sayangnya saat kedatangan kami, kawasan ini sedikit berkabut/asap. Sehingga keindahan pemandangan alam sedikit berkurang.
taksi menuju rantau balai
Rumah Pohon di Puncak Bukit Pahiyangan

BUkit Pahiyangan
Spot Foto di Puncak Gunung Pahiyangan
Berkaca dari kondisi ketika mendaki bukit Pahiyangan, sesungguhnya saya pesimis bisa melanjutkan ke Air Terjun Minanga, tetapi entah bagaimana setelah beristirahat di rumah pohon di puncak bukit ini, dan menyantap bekal yang kami bawa stamina saya rasanya pulih seperti sedia kala. Akhirnya keputusan kami bulat untuk tetap menuju Air Terjun Minanga.
rute menuju air terjun minanga
Lokasi air terjun Minanga, Aranio, Kab. Banjar
Rute menuju air terjun tersebut ternyata relatif lebih ringan dibandingkan menuju puncak bukit. Setelah menuruni bukit kembali melalui jalur yang sama kira-kira setengah jalan kami tiba dipersimpangan dan mengambil jalur ke kanan. Treknya relatif landai dan teduh. Setelah melewati beberapa aliran mata air serta satu turunan dan trek menanjak, kami tiba di Air Terjun Minanga. Sebenarnya, saat di desa kami sudah di ingatkan bahwa saat ini debit Air Terjun Minanga sedang kecil karena tidak ada hujan dalam beberapa waktu terakhir. Jadi, kami tidak terlalu kecewa saat berada tepat di bawah air terjun yang hanya mengalirkan sedikit air ini. Adapun kenapa kami tetap melanjutkan hanya karena ingin menjawab rasa penasaran dan melihat langsung.
objek wisata air terjun di aranio
Lokasi Air Terjun Minanga
Tiga teman saya langsung mandi di bawah guyuran air terjun, sedangkan saya memilih menjadi fotografer saja. Di lihat dari penampilannya, Air Terjun Minanga memang cukup wow jika debit airnya cukup deras. Jika datang di musim penghujan tentunya dapat melihat keindahan penuh dari air terjun ini, tetapi barangkali trek yang mungkin licin juga akan menjadi lebih berat dari sekarang.

Tips bagi anda yang ingin Ngetrip ke Bukit Pahiyangan dan Air Terjun Minanga

      1. Buat rencana yang matang, apakah ingin Pulang Pergi atau menginap.
2. Jika menginap, sebaiknya siapkan tenda meskipun melalui guide bisa meminjam terpal sebagai tenda darurat.
 3. Cek dan periksa kondisi kendaraan anda baik menggunakan motor atau mobil
4. Jika ingin menikmati air terjun Minanga sebaiknya pada bulan-bulan yang curah hujannya sedang, tidak sedang musim kemarau
5. Persiapkan fisik, terutama bagi anda pendaki pemula
6. Bawa bekal dan barang secukupnya saja saat ke puncak Pahiyangan.
Baca SelengkapnyaNgetrip Ke Bukit Pahiyangan dan Air Terjun Minanga
mjumani, Updated at: Juli 10, 2018

Jumat, 29 Desember 2017

Pengumuman Hasil UTN Sertifikasi PLPG 2017 (catatan kecil)

Mjumani.net - Pagi ini hujan dari subuh masih menyisakan rintik-rintik, ingin rasanya menambah beberapa menit lagi tempat tidur. Tapi, sedari tadi handphone ku berulang kali bergetar, isyarat ada beberapa notifikasi WA yang menunggu untuk dibaca. Aku memang terbiasa menyeting ponsel hanya getar, menjadi orang pelupa adalah salah satu sebabnya. Masih lekat rasanya di ingatan ketika aku dipermalukan yang namanya nada dering. Kala itu aku menonton acara syuting live acara talkshow interaktif. Ruang pengambilan "gambar" itu sangat sempit, rasanya  tak jauh lebih luas dari ruang tengah rumahku. Penanggung jawab acara telah memperingatkan sebelum masuk untuk menonaktifkan nada dering, sebelum acara live di mulai. Aku mengambil gawaiku, lalu menyentuh menu pengaturan nada dering dan menyetingya off. Namun apa hendak dikata, hari itu entah kesialan dari mana yang menghinggapi, sehingga aku ibarat mencoreng arang dimuka sendiri. Ya. Sejak itulah HP ku lebih banyak silent. Bukankah juga ada pepatah mengatakan bahwa "Diam itu emas",?.
Link Pengumuman tes UTN 2017
PLPG Biologi 2017 UPR

Aku membuka kunci lalu menggeser-geser "layar", membaca beberapa notifikasi. Umumnya adalah notifikasi grup. Ada beberapa grup yang aku ikuti, mulai dari grup alumni sekolah dan teman semasa kuliah, grup para penulis (walaupun rasanya malu, karena belum ada satu buku pun yang di tulis), bahkan grup-grup yang mungkin bagi sebagian orang tidak terlalu penting, misalnya grup teman satu aliansi game online atau grup sehobi. Di antara grup tersebut salah satunya adalah grup alumni PLPG 2017. Grup yang anggotanya memang tidak banyak, tetapi mereka adalah orang-orang istimewa. Orang-orang cerdas dengan pengetahuan yang luar biasa. Ketika pertama kali bertemu, aku minder luar biasa. Beruntung, tidak hanya memiliki intelektualitas, mereka juga memiliki pribadi yang rendah hati dan bersahabat. 

Meski tidak menampakan, sesungguhnya aku juga merasakan sedikit kegelisahan. Kegelisahan tentang apa yang ramai mereka perbincangkan di grup, "Kelulusan UTN". Aku memahami betul, tidak hanya semata karena perjuangannya untuk melewatinya, tetapi ada banyak hal yang membuat banyak guru rela mengorbankan banyak hal untuk meraihnya. Aku tidak ingin mengesampingkan perjuangan angkatan lain dalam menyelesaikan "misi" ini, tetapi cerita menyayat hati (maaf di lebaykan sedikit) juga pasti ada di angkatan kami. Mulai dari serangan monster tikus, antrian air mandi, hingga kehilangan gadget kesayangan. Memang terdengar seperti sebuah keranjang penderitaan, tetapi seorang teman pernah berkata, tanpa penderitaan semua akan mudah terlupakan. Dia percaya jika sesuatu itu di gapai dengan mudah, maka ia akan hilang dengan mudah pula.  Sesuatu yang di lalui dengan pahit akan melahirkan cerita yang sengit. Entah mengapa aku merasa ada benarnya, hanya saja cerita sengit itu baru akan terasa setelah semua di lalui.

Sejauh yang ku tahu, sejak diberlakukan program sertifikasi pada tahun 2005. Para pendidik seperti mendapat angin segar, mereka mulai memiliki harapan bahwa pekerjaan yang kini disebut-sebut sebagai salah satu profesi yang mulia ini mulai dihargai. Walaupun pada kenyataannya, harapan itu tidak sepenuhnya nyata. Hanya ada sebagian kecil, dan itupun penuh lika-liku. Namun demikian, kita tentu percaya. Bahwa pemerintah, kementrian-kementriannya tidaklah tutup mata. Kita juga hendaknya percaya bahwa, mereka telah memikirkan banyak cara agar semua guru sejahtera. Semoga!.

Sebuah link yang dishare  pak Arief, menjadi fokus perhatian ku. Pa Arief adalah salah satu orang hebat yang aku temui selama di pelatihan. Tidak hanya berwawasan luas, Ia juga tangkas dan peduli. "Ketua kelas" kami itu sangat ringan tangan. Kawan-kawan pun mengenalnya sebagai pribadi yang menghargai waktu, ia selalu datang lebih awal. Sungguh pribadi yang sangat pantas menjadi seorang leader

Saat pulang kampung seperti sekarang, aku seperti bermanja pada dunia gadget dan internet. Aku menganggapnya sebuah anugerah, yang hanya bisa ku nikmati beberapa kali dalam setahun. Setidaknya sejak empat tahun terakhir, ketika aku memasuki babak "Jumanji" dalam kehidupanku. Jauh dan terasing, tidak hanya menciptakan jarak tetapi juga menjadi pemisah ruang dan waktu bagi kehidupanku sebelumnya. Namun selalu mengatakan, bahwa aku menikmatinya. 

Dari link yang dibagikan kawan luar biasaku itu, aku menuju sebuah laman web. Laman itu sangat sederhana, latarnya hanya putih, hanya ada dua kolom input, yang pertama untuk memasukan nomor NUPT dan yang kedua untuk memasukan data nomor peserta. Di bagian atas kolom input tersebut terdapat tulisan besar "Hasil UTN Kemendikbud dan Kemenag Tahun 2017 (peserta PLPG tahun 2017 atau tahun 2016 yang mengulang) Informasi Kelulusan Universitas Negeri Malang, Universitas Palangkaraya, dan Universitas Borneo Tarakan Hanya Melalui Website Ini (http://psg15.um.ac.id/pengumuman)."
Website pengumuman hasil UTN 2017
Alamat Penguman hasil tes UTN 2017

Aku meraih tas berkas yang berada tak jauh, merogoh selembar kertas kecil bertuliskan "kartu perserta Ujian Tulis Nasional 2017". Jari-jemariku mulai lincah menyentuh angka demi angka, memasukan data yang diperlukan, NUPT dan Nomor Peserta. lalu mengklik "lanjutkan". Aku merasakan waktu terasa melambat, membiarkan mata mengeja huruf demi huruf, menelaah kata demi kata. Pandanganku terhenti pada dua kata di baris delapan, "Hasil Sertifikasi", ku amati lekat-lekat tulisan di sebelah kanannya. Dua kata yang aku yakin telah di tunggu ribuan kawan senasib, bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun lamanya. Kata sakti "LULUS UTN".

Alhamdulillah, Puji Syukur Kehadirat Allah, karena aku yakin "keberhasilan" ini adalah atas kehendak dan seijin-Nya. Maka aku juga yakin dan percaya, kepada kawan-kawan yang belum berhasil kali ini, Dia telah menyiapkan jalan lain untuk keberhasilan kalian. Jangan pernah menyerah, dan yakinlah seperti yang telah di sampaikan oleh salah satu mentor kita, bahwa hidup ini sesungguhnya terlalu sempit jika hanya di nilai dengan selembar kertas. Hidup adalah perjuangan yang membutuhkan keberanian, keyakinan dan harapan. Berhasil itu adalah kata yang relatif, tergantung dari sudut pandang dan ada banyak ketidaksamaan antar setiap orang. 

Terimakasih kepada mentor  Bu Titin Purnaningsih dan Bapak Yohanes Edi Gunawan yang telah memberikan ilmu dan membuka wawasan, serta  sahabat-sahabat seperjuangan, atas kerjasama dan pengalamannya. Kalian adalah pribadi hebat. 


Baca SelengkapnyaPengumuman Hasil UTN Sertifikasi PLPG 2017 (catatan kecil)
mjumani, Updated at: Desember 29, 2017

Senin, 25 Desember 2017

KONTROL DEMOKRASI PERWAKILAN DAN HILANGNYA REVOLUSI

Setiap manusia didunia menginginkan terpenuhinya kebutuhan yang adil dan makmur serta memperoleh hak hidup yang layak sesuai jenis kebutuhan dan kemampuanya, dengan kata lain manusia memperoleh kebutuhan itu dari kemampuan diri dan orang lain sebagai bentuk kerjasama dan saling membantu dalam wilayah sosial, kebutuhan yang adil dan makmur ini adalah tujuan utama setiap mahluk hidup didunia.

Perkembangan kebutuhan manusia tidak terlepas dari hasil produksi dan perjuangan klas tertindas dalam hal inimassa rakyat sebagai pelaku utama perubahan(Revolusi), massa rakyak melakukan perjuangan atas ketidak adilan dalam suatu wilayah dengan bersuara dan melawan sebuah sistem perbudakan. Sistem perbudakan disuatu wilayah seiring mengalirnya historis akan berubah dan berkembang dengan sendirinya. Model perbudakan dewasa ini lebih saya katakan sebagai kematian demokrasisehingga menghilangkanRevolusi, demokrasi yang dibanggakan oleh mereka hanyalah sistem semu yang nampak namun tidak bergerak dan berkembang, seperti halnya sebuah judul karangan yang tidak sesuai dengan isi daripada karangan tersebut, saya ibaratkan judul karanganya “Hak Rakyat” namun isi karanganya mengenai “Hak Negara”, dalam hal ini, negara menjanjikan hak kepada massa rakyat hanya sebagai angan-angan abstraksi semata, sedangkan untuk pemberian haknya lebih kepada orang – orang tertentu dalam sebuah negara, bahkan hak rakyat lebih diberikan kepada negara lain. Kondisi perbudakan ini juga lebih pada menanam paradikma tunduk kepada negara dengan cara manipulasi public bahwa “negara selalu benar” sehingga yang muncul adalah kematian demokrasi dan kematian ini akan berdampak pada acuh tak acuhnya dan atau apatisnya massa rakyat dalam mengawal kebijakan negara, sehingga puncaknya adalah Revolusi telah hilang.

Dalam praktek demokrasinya Indonesia sendiri menggunakan teori demokrasi perwakilan, dimana lebih kepada menggunakan kaum elit dalam menjalankan roda demokrasinya, seperti yang diungkapkan oleh Max Weber, ia mengemukakan demokrasi sebagai sebuah sistem kompetisi kelompok elite dalam masyarakat, sesuai dengan proses perubahan masyarakat modern yang semakin terpisah menurut fungsi dan peran. Dengan makin berkembangnya birokrasi, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan sistem pembagian kerja modern, maka tidak mungkin lagi membuat suatu sistem pemerintahan yang betul-betul mampu secara langsung mengakomodasi kepentingan massa rakyat keseluruhan. Menurut Weber, Demokrasi yang efektif adalah melalui perwakilan dan dijalankan oleh mereka yang memiliki kemampuan, oleh karenanya pada hakekatnya demokrasi modern adalah kompetisi kaum elit.Weber mengungkapkan demokrasi adalah upaya penciptaan kepemimpinan politik efektif dalam masyarakat birokratis modern. Kondisi itu baru tercipta jika rakyat hanya memiliki sedikit pengaruh dalam pengambilan kebijakan. “Keengganan rakyat” dibutuhkan dalam pengertian bahwa kontrol terhadap demokrasi serta partisipasi dianggap tidak bisa tercapai dan tidak realistis. Karena itu, teori ini mengakui bahwa demokrasi akan bekerja dengan sempurna apabila di dalamnya masyarakat secara umum tidak berpartisipasi secara aktif dalam setiap pengambilan kebijakan. Selain itu, keengganan rakyat tidak dilihat sebagai hal buruk, malahan justru menjadi petunjuk bagi tingginya tingkat derajat kepercayaan terhadap pemimpin politik dan merupakan tanda kepuasan dasar dari pemilih dan pewakil.

Demokrasi Perwakilan Max Weber tidak lebih baik jika kontrol massa rakyatdi minimalisir dan memiliki sedikit pengaruh terhadap jalanya demokrasi dibenarkan. Seharusnya yang perlu di pertegas adalah kontrol rakyat terhadap perwakilan yang mereka utus untuk membawa kepentingan massa rakyat, kepentingan massa rakyat harus diutamakan dalam perjalanan demokrasi yang diharapkan, supaya tidak adanya diskriminasi dan pembohongan kekuasaan. Dikarenakan kondisi di Indonesia saat ini adalah manipulasi kaum elit terutama perwakilan massa rakyatdengan selalu menipu lewat korupsi dan kolusi yang mereka lakukan, sehingga rakyat merasa tidak dilibatkan dalam hal berpolitik dan bernegara. Memang dalam kenyataanya kebijakan itu harus atas dasar keputusan perwakilan, namun setidaknya rakyat harus bisa mengontrol kembali siapa dan bagaimana orang yang mereka pilih, sehingga perlu adanya keterbukaan public dalam segala ketentuan dan kebijakan yang telah diputuskan oleh sang pewakil.

Di Indonesia sendiri memiliki perwakilan dari massa rakyat atau biasa disebut dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai manisfestasi dari suara-suara perjuangan massa rakyat, kepercayaan massa rakyat terhadap DPR sudah tidak ada lagi, karna kebanyakan dari kasus – kasus korupsi selalu menjerat DPR yang memang notabenenya diutus oleh massa rakyat melalui pemilihan umum, kondisi ini seharusnya menjadi contoh bagimassa rakyat sebagai upaya memperjuangkan dan merubah tata aturan demokrasi, dengan cara pengontrolan dan evaluasi perwakilan.Namun, kenyataan yang terjadi lebih memilukan hati,dikarenakan sebagian besar massa rakyat menganggap kebiasaan yang salah ini sebagai bentuk kekuasaan mutlak dari mereka (DPR), padahal kenyataanya merekalah yang memilih seorang perwakilan ini untuk dijadikan kaum elit dalam hal ini DPR. Bahasa yang sering didengar ketika korupsi itu terjadi adalah ”biarkan tuhan yang menghukum mereka.” Ungkapnya. Suara – suara sebagian besarmassa rakyatini lebih kepada membebankan hukuman itu kepada tuhan, tanpa ada sedikitpun perjuangan dengan perlawanan dan kontrol perwakilan, dan lagi – lagi revolusi yang diharapkanpun telah hilang.

Sudah saatnya massa rakyat sadar dengan perbudakan modern ini, supaya membentuk dan atau mengubah masa depan yang lebih bercahaya dengan membangkitkan gairah perlawanan dengan cara lebih mengontrol dan mengevaluasi para pewakil yang telah mereka pilih, dan sudah saatnya massa rakyat sadar akan pentingnya penyatuan gerakan perubahan untuk menciptakan tatanan massa rakyat yang baru tanpa perbudakan,elienasi, eksploitasi, bahkan kebohongan para elit ini.

Artikel kiriman dari Ilmidin Majid
Isi menjadi tanggung jawab pengirim.


Baca SelengkapnyaKONTROL DEMOKRASI PERWAKILAN DAN HILANGNYA REVOLUSI
mjumani, Updated at: Desember 25, 2017

Rabu, 15 November 2017

Tips Bermain Walking Dead "Road To Survival"

Mjumani.net - Setelah memutuskan pensiun dari Travian kurang lebih 7 tahun yang lalu, rasanya aku benar-benar menutup hati untuk "game online" tidak hanya karena salah satu alasan "Aku mungkin sudah terlalu tua", tetapi juga karena hanya sewaktu-waktu berada di dunia 3G atau 4G. Sisanya lebih banyak di 2G atau bahkan tanpa signal sama sekali. 


Koin walking dead gratis
Tampilan Game Walking Dead Road To Survival

Tetapi ada sesuatu yang berbeda dengan Walking Dead, entah bagaimana perlahan tetapi pasti akhirnya aku kepincut. Something different with this game, sesuatu yang dapat menggali lagi "candu" masa lalu. Sesuatu yang bahkan tidak mampu dilakukan oleh Dota 2, padahal aku begitu menggilai  DOTA, bahkan masih memainkannya hingga sekarang meski lebih sering hanya via LAN. 
tips Game walking dead untuk pemula
Profil Player Game Walking Dead
Game Walking Dead "Road To Survival" dikembangkan oleh developer IUGO dan dipublikasikan oleh Scopely. Menurut beberapa literatur game ini diluncurkan 27 Agustus 2015, tapi entah mengapa aku baru tahu game ini beberapa bulan terakhir. Selain itu, meski game bertipe gabungan Mobile Strategy dan Turn based Game ini sudah berjalan lebih dari dua tahun, tutorialnya sangat sedikit, apalagi dalam bahasa Indonesia. 

Bagaimana cara memainkan game Walking Dead "Road To Survival" ini?. Aku hanya bisa jawab, "entahlah". Seperti yang sudah ku ceritakan, setelah pensiun dari Travian, aku tidak pernah lagi memainkan game online, maka ini adalah kali pertama lagi setelah sekian tahun pensiun. Namun, bagi yang ingin memainkan game ini untuk pertama kalinya, mungkin aku bisa memberi sedikit gambaran berdasarkan pengalaman 22 hari memainkan game ini. 

Tips Bermain Game Walking Dead "Road To Survival"
1. Aktif
Kunci bagi hampir semua game online adalah aktif, tentunya sebagai game mobile hal ini menjadi sedikit lebih ringan karena di mainkan di smartphone yang bisa lebih fleksibel dibawa di berbagai kondisi dan tempat. Ada banyak tugas yang menanti sejak pertama kali kita memulai game ini antara lain upgrade bangunan, upgrade pasukan, meningkatkan level base camp, menyelesaikan stage demi stage campaign story missions serta merampok atau raid untuk meningkatkan reputasi dan mendapatkan reward, material dan makanan. Jika sudah bergabung di faksi (di game lain disebut aliansi atau clan), keaktifan juga penting untuk mendukung war dan merebut teritory
walking dead
Prestige rank tinggi memiliki beberapa keuntungan di antaranya
bisa menskip pembangunan dan research pada  siswa waktu tertentu

Bermain aktif sebagai free player juga sangat penting pertama karena setiap hari online, pemain akan mendapatkan prestige, yang berguna untuk menaikan level pemain. Setiap kali level naik pemain akan dihadiahi beberap reward salah satunya adalah coin yang sangat berguna untuk menunjang permainan.

2. Pahami tipe karakter
Secara umum ada 4 trait atau sifat karakter prajurit yang ada di game ini yaitu Tough (sulit), Alert (waspada), Strong (kuat), dan Fast (cepat). Setiap trait akan memperoleh extra damage saat menyerang trait tertentu, jadi pahami urutan trait ini agar bisa memilih team yang tepat untuk menghadapi lawan-lawan. Jadi anggota dalam tim tidak hanya harus kuat secara statistik tetapi juga tepat. Urutan trait bisa di lihat pada gambar.
tips game walking dead
Urutan Trait di game walking dead 
3. Strategy
Namanya juga game strategy, maka kesuksesan memainkan ini tergantung bagaimana strategi bermain. Sebagai pemain yang lebih mengandalkan koin gratis (walaupun pernah juga membeli hanya sekedar untuk mencoba prosesnya), aku lebih memilih semi-sim city. Artinya lebih menggantungkan makanan dari farm sedangkan material dari hasil raid dan misi road map ataupun story mission. Pengalaman yang ada, dengan perbandingan material post dan farm 2 berbanding 7, material selalu meluber padahal produksi food sudah hampir 17000 per jam, sedangkan material hanya 3000 an per jam. Sebab umumnya hasil raid dan misi lebih banyak mendapatkan material dibandingkan makanan atau food. Teknik yang aku gunakan sederhana, rutin "memanen" sumber daya jangan sampai dibiarkan lama full dan tidak ditampung, jika world energi dan raid energy penuh, langsung gunakan agar bisa segera terisi lagi. Penggunaan raid energi harus cermat, salah satu taktiknya adalah jika peringkat tim masih rendah misalnya masih C++, cukup raid pemain yang tidak aktif yang bisa dilihat dari reputasinya dan rank nya, semakin tinggi angka reputasi berarti semakin kuat, semakin rendah rank nya juga semakin kuat, carilah yang rank nya tinggi (lebih aman di atas 10000) dan reputasinya rendah (misalnya di bawah 1.000). Namun jika tim mu sudah cukup, cobalah raid pemain yang berada sejajar atau sedikit di atas mu levelnya, kemungkinan menang memang tidak pasti tetapi sekali menang, kamu akan mendapatkan reputasi yang jauh lebih besar (biasanya antara 7-24)

4. Selesaikan daily mission dan kumpulkan free gold
Daily mission juga menyediakan banyak reward yang berguna dari resource, inventory, hingga berbagai token yang berguna untuk mendapatkan karakter atau senjata. Selain itu ada iklan yang bisa di tonton sekitar 3 kali dalam sehari yang jika di akumulasi berarti menghasilkan 9 koin gratis. Sekali lagi koin sangat berguna di game ini, kalau tidak ingin membeli berati wajib berhemat dan gunakan hanya pada situasi penting dan rajin-rajinlah cari gratisan. 

cara mendapatkan koin di walking dead
Koin gratis dengan menonton video iklan atau menerima penawaran

cara bermain game walking dead
Effek Teritori meningkatkan 5% HP Semua karakter
Masih banyak tips lainnya yang ingin aku bagikan, akan di lanjutkan di lain kesempatan. Misalnya memanfaatkan efek teritori untuk meningkatkan percepatan pembangunan, pertahanan dan lain-lain.
Meski tidak baik-baik amat, di hari ke 22 memainkan game ini aku bisa mencapai level 23, tim grade A, Prestige rank 7, reputasi raid tertinggi 100 besar (539 win dan 54 lose), dan peringkat tertinggi survival road 135. Memang sangat sulit untuk bisa menandingi Coin Player, tetapi masih bisa bersaing dengan banyak pemain lain yang jumlahnya ribuan dari berbagai negara. Oh, ya di sini ada faksi sebagai gantinya clan, carilah klan yang aktif dan ramai chat nya biar gak bosan hehe, percuma ikut faksi peringkat 10 besar tapi lebih banyak individualis dan sepi kayak kuburan. Karena banyak pemain yang berasal dari berbagai negara, jadi bisa juga melatih komunikasi bahasa inggris, walaupun pernah juga gabung dengan faksi yang sebagian besar orang Indonesia. 

Sampai jumpa di ulasan selanjutnya, kalau mau sharing atau berbagi tips silahkan tulis di kolom komentar.



Baca SelengkapnyaTips Bermain Walking Dead "Road To Survival"
mjumani, Updated at: November 15, 2017

Sabtu, 04 November 2017

Login failed [Insufficient balance] WIFI.ID

Mjumani.net - Kesal saat ingin internetan tiba-tiba muncul tulisan Login failed [Insufficient balance] ketika menggunakan Wifi.Id ?. Sebaiknya baca dulu artikel berikut agar anda tau penyebabnya.
Login failed [Insufficient balance]  wifi id
Halaman "Landing Page" Wifi Id yang berisi info grafis
Salah satunya tentang perubahan tarif E Voucher 98108
Siapa yang menyangkal bahwa hampir di setiap sudut kota bahkan desa kita dapat dengan mudah menemukan jaringan wifi.id. Tidak hanya fasilitas umum, tempat-tempat seperti caffe, hotel, dan warung, bahkan dianggap tidak keren jika tidak menyediakan layanan jaringan internet ini. Sehingga wajar jika generasi sekarang atau yang sering mereka bilang "generasi jaman now", sudah sangat familiar dengan layanan wifi "gratis" tersebut. 
tidak bisa login wifi id
Pembelian Paket melalui sms (via potong pulsa)

Wifi.id adalah layanan internet "gratis" yang diberikan oleh pemerintah dengan tujuan untuk pembangunan dan meningkatkan sektor informasi agar lebih cepat sampai ke masyarakat. Awalnya, layanan ini hanya digunakan untuk aktivitas browsing dan aksesnya terbatas. Namun, kini penggunanya bisa lebih variatif. 

Untuk bisa menikmati layanan ini, pengguna atau user wajib memiliki user name dan password untuk login. Salah satu cara mendapatkannya adalah dengan membeli paket baik berupa voucer ataupun melalui sms yang biayanya dikenakan dengan pemotongan pulsa. 

Ada beberapa pilihan paket yang cukup populer yaitu paket Rp 5.000, Rp 20.000 (Mingguan), dan Rp 50.000 (Bulanan). Sayangnya saat ini banyak masyarakat pengguna yang mengeluhkan layanan ini, khususnya untuk pengguna yang membeli paket Rp. 5.000. Hal ini mungkin dikarenakan adanya perubahan lama durasi layanan yang dulunya berlaku 24 jam, kini berlaku hanya 6, 4, atau 2 jam saja, tergantung zona aktivasi awal paket. 

Sejak tanggal 20 Agustus 2016, paket e -voucher 98108 menggunakan tarif Geo-Pricing atau tarif berdasarkan daerah geografis. Sehingga jika dulu paket Rp 5.000, berlaku untuk 24 jam, kini berlaku hanya beberapa jam tergantung zona daerah aktivasi paket pertama kali. 

Tarif Baru Wifi.Id E-Voucher Rp 5.000
Zona A ( Sumatra, Jawa dan Balinusra ) berlaku 6 Jam,
Zona B ( Kalimantan & Sulawesi ) berlaku 4 Jam,
Zona C ( Papua & Maluku ) berlaku 2 Jam. 

Sayangnya, pihak telkom seakan ragu-ragu untuk bisa lebih "jujur" dalam memberikan informasi tersebut. Misalnya untuk infografis pada halaman wifi id, hanya tulisan Geo-Pricing nya yang dibuat besar sedangkan tarif Zonasinya relatif jauh lebih kecil sehingga sering luput dari perhatian pengguna. Selain itu pada pembelian paket via potong pulsa Rp 5.000 misalnya, pesan balasan user name dan password disertai keterangan masa tenggang 24 jam dan masa aktif yang masih berpotensi salah tafsir atau salah pemahaman, mengingat pada awalnya paket tersebut masa aktifnya adalah 24 jam, bukan masa tenggangnya. 

Semoga informasi ini bermanfaat, khususnya pengguna wifi.id yang masih belum memahami sepenuhnya tentang perubahan tarif Geo Pricing ini, sehingga bingung ketika memasukan username dan password  tidak bisa login dan malah muncul tulisan Login failed [Insufficient balance].

Baca SelengkapnyaLogin failed [Insufficient balance] WIFI.ID
mjumani, Updated at: November 04, 2017

Senin, 11 September 2017

Pelayanan Yang Baik, Melayani Dengan Hati Bukan Gengsi

Mjumani.net - Ada banyak kenangan yang ku lalui bersama E1 -421, laptop yang ku gunakan sekarang. Sesungguhnya jika tidak karena tuntutan kebutuhan hidup dan jaman, rasanya enggan berpisah dengannya. Namun, era teknologi komputerisasi sekarang melaju seperti kuda yang lepas tali kekangnya, sulit untuk diimbangi. Dulu kurang lebih 4 tahun yang lalu, aku membeli laptop hanya sekedar sebagai pelengkap, asalkan bisa bermain dota, travian, game online atau facebookan, itu sudah cukup.  Kini semua menjadi jauh berbeda, edit foto, film adalah dua diantara banyak pekerjaan yang sulit untuk bisa dibebankan pada laptop tua ini.
Pelayanan Gadgetmart Banjarmasin
Antrian Kasir

Barangkali tidaklah terlalu jahat kiranya jika belakangan ini aku bermaksud mencari "teman" baru. Teman yang bisa mengakomodasi tuntutan hidup di jaman yang empat tahun lebih maju. Tentu saja perkara ini tidak semudah membalikan telapak tangan. Untuk mendapatkan spek seperti yang diinginkan setidaknya aku perlu menyiapkan 6-7 jutaan. Uang sejumah itu bisa aku kumpulkan hanya dalam waktu 2 bulan, andai saja aku mampu berpuasa. Puasa dari makan dan minum, membeli pulsa, membeli bbm, membeli paket internet, sepatu, baju, celana dan sebagainya. Dengan kata lain, aku perlu waktu lebih dari itu. 

Hari ini, Senin (11/92017) setelah penantian panjang, aku membayangkan akan menenteng E5-475G i5 atau setidaknya E5-475G i3. Tapi Tuhan rupanya berkehendak lain, aku diminta bersabar. 

Setelah mengambil sejumlah uang di ATM untuk menggenapkan budget, aku menuju salah satu pusat perbelanjaan pakaian di Banjarmasin, Pasar Tungging. Aku sudah merancang "skenario" perjalanan kali ini. Membeli beberapa lembar pakaian, kemudian mampir di toko Hp lalu kembali kerumah, menyiapkan beberapa barang yang harus di packing, kemudian isitrahat. 

Oleh karena itu, sepulang dari berbelanja di Pasar Tungging, aku mampir di Gadgetmart yang memang masih satu jalur yaitu di Jl. Belitung. Toko yang satu ini memang sudah sangat familiar tidak hanya bagi warga Banjarmasin, tetapi juga luar Banjarmasin. Berbeda dengan dulu, saat ini Gadgetmart terus mengalami peningkatan tidak hanya sarana dan fasilitas gedungnya tetapi juga jenis gadget yang ditawarkan. Sebagai contoh, toko yang sudah menjelma jadi pusat perbelanjaan handphone ini, kini juga menyediakan beragam aksesoris Hp dan juga menjual beragam jenis laptop dan notebook. 

Sejauh yang ku ingat, setidaknya aku pernah delapan kali berbelanja di tempat ini. Aku juga masih ingat Hp smartphone pertama yang ku beli adalah Mito A300. Saat itu Gadgetmart belum sebesar dan semaju sekarang. Terakhir, sebelum  berencana membeli laptop di sini, aku berturut-turut membeli tiga varian smartphone Vivo, yakni Y55, V5 dan Y55S. Tempat ini memberikan pengalaman berbelanja yang cukup memuaskan, barangkali jika diminta memberikan rate dengan nilai 1-10 aku tidak keberatan memberikan angka 7 atau 8, khususnya dalam hal pelayanan. Lahan parkir yang luas dan gratis, serta keramahan karyawan sejak di pintu masuk adalah poin plus dalam penilaianku.

Sayangnya, nilaiku akan "sedikit" berubah karena kejadian malam ini. Sebuah hal yang barang kali terkesan sepele tetapi cukup menggores sebuah kekecewaan, dan yang terpenting semoga kejadian ini memberikan hikmah dan pembelajaran untukku pribadi, lebih-lebih jika juga digunakan sebagai bahan evaluasi bagi pihak Gadgetmart dalam meningkatkan kualitas pelayanannya. 

Beberapa menit sebelum pukul 19.00 Wita, aku memarkir motor di halaman belakang gedung lantas kemudian menuju ruang display laptop dan notebook. Ada cukup banyak merk dan type di sana, berdasarkan hasil observasi sehari sebelumnya yang telah disesuaikan dengan kondisi budget, sejatinya kali ini aku hanya tinggal menunjuk saja. Malangnya, incaranku ternyata sudah digaet orang. Akhirnya setelah satu dua menit berpikir aku menunjuk (kalau tidak salah) Acer E5-475G i3 warna grey. Laptop ini belum siap pakai, dengan esmitasi proses instal window dan lain sebagainya yang memakan waktu kurang lebih 2 jam paling cepat baru akan selesai pukul 21.00 Wita. Mengingat rencana berangkat ke luar kota, pagi keesokan harinya, proses ini harus selesai malam ini. 

Dengan arahan salesman, aku pergi menemui salah satu karyawan yang memegang semacam nota pembelian. Setelah mencatat merk, type dan harga laptop yang akan dibeli, ia menyerahkannya kemudian memintaku pergi ke kasir. Sampai di sini semua berjalan normal dan lancar, seperti yang sudah-sudah. Masalah muncul ketika aku menyerahkan "nota" tersebut ke kasir, kemudian diminta menunggu panggilan. Aku masih sempat menengok jam di Hp ku yang saat itu masih menunjukan pukul 06.58 Wita, ketika duduk di bangku persis di depan meja kasir. Silih berganti, orang-orang yang duduk di sampingku maju, membayar dan mengambil gadget yang mereka beli di meja kasir. 

Aku juga sempat melihat seorang lelaki paruh baya yang datang lima belas menitan setelah aku menyerahkan nota pembelian laptop, namun hanya berselang beberapa menit kemudian, ia sudah maju ke meja kasir, sedangkan aku masih melongo, memperhatikan dengan seksama setiap panggilan petugas kasir, berharap itu adalah panggilan untukku. Sesekali pandanganku tertuju pada tiga buah laptop yang diletakan tidak jauh dari meja kasir, dimana dua orang karyawan tampak sibuk mengutak-atik "toots" keyboard, barang kali merekalah teknisinya. Pukul 20.30 Wita, aku berpindah ke tempat duduk sebelah kanan, mendekati meja di mana tiga laptop tadi berada.

"Laptop, laptop acer!", petugas kasir itu memanggilku. Di sebelahnya, berdiri salah seorang karyawan yang kuduga adalah teknisi tadi. 

"Maaf pak, warna grey-nya habis, mau diganti dengan warna lain?", ucap sang petugas kasir. Tangannya menenteng nota kuning yang 90 menit lalu ku serahkan. Aku terdiam sesaat, mataku tertuju pada salah satu latop yang ada di meja,  Acer E5-475G i3 grey. Sang teknisi yang seakan bisa membaca isi kepalaku, mencoba menjelaskan. 

"Ini sudah ada yang pesan duluan pak!", ujarnya. Aku masih tertegun, mencoba mencerna dengan jernih kejadian ini. Bagaimana mungkin, satu-satunya laptop yang ada lemari display, dan telah ku pesan sejak 90 menit lalu kini sudah di klaim orang lain?. Oke lah, aku mengambil alternatif ke dua, toh cuma masalah warna, walaupun sejujurnya ungu bukanlah warna favoritku. Sekali lagi, mengingat urusan ini harus kelar hari ini, akhirnya aku mengiyakan. Sang kasir memintaku duduk kembali sementara menyiapkan barang yang dimaksud. 

Sang petugas kasir masih didampingi teknisi ketika aku maju untuk yang kedua kalinya. Mereka mengeluarkan laptop dengan type serupa dengan warna ungu dari boxnya. "Maaf pak, ini tidak bisa selesai hari ini, baru bisa diambil besok", si teknisi menjelaskan. Kali ini aku tidak bisa menutupi muka kekecewaanku. Maka ku jelaskan dengan sesederhana mungkin, bahwa tak mungkin bagiku mengambilnya lagi besok karena akan berangkat ke luar kota. Kami beradu argumen. Beberapa kalimat dari teknisi terdengar memojokkanku. Dia "menyalahkanku" karena baru mengorder pukul 20.30 Wita, dan untuk menginstal perlu waktu dua jam sehingga tidak akan selesai tepat waktu karena jam kerja berakhir pada pukul 21.00 wita. Ku jelaskan padanya, bahwa aku sudah mengorder sebelum jam 19.00 wita, yang artinya ada waktu kurang lebih tiga jam yang lebih dari cukup untuk proses instalisasi. Mendengar pernyataanku sang petugas kasir membela diri dengan alasan barang kali aku sudah dipanggil tetapi tidak mendengar karena tidak berada ditempat. Sebuah pembelaan yang sungguh diluar nalar. Pertama, aku tidak pernah meninggalkan tempat duduk dalam 90 menit terkahir, ke dua, petugas kasir itu pastinya mengenaliku karena saat memanggil langsung menatap kearahku, ke tiga, baik kursi sebelah kiri ataupun kanan aku tetap berada di depan meja kasir yang langsung bisa dilihat oleh petugas kasir. 

Aku menganggap "debat" ini tidak ada gunanya. Aku meninggalkan meja kasir. 
Sebelum pulang, aku kembali ke lemari display. Di sana aku bertemu dengan salesman yang kutemui sebelumnya. Setelah mendengar penjelasanku, ia mengajakku kembali ke meja kasir. Namun, aku masih mendengar kata-kata seperti sebelumnya. Sesuatu yang memojokkan dan menyalahkan, bukan sebaliknya upaya mencari win-win solusion atau jauh lebih pantas, pengakuan kesalahan. Aku meninggalkan mereka di meja kasir dengan menarik beberapa kesimpulan ;

1. "Mereka" tidak melayani dengan hati
2. Menutupi kesalahan dengan menyalahkan orang lain. 
3. Tidak mau mengakui kesalahan
4. Masih memandang orang dari penampilan. Poin ini saya tarik setelah melihat laki-laki paruh baya yang saya sebutkan di atas. Orang ini berpenampilan seperti orang berada, dan sebuah kebetulan yang sangat kebetulan. Meski dia menyerahkan nota 15 menit setelah aku dia transaksi duluan.

Btw, pada akhirnya aku yakin tidak ada yang dirugikan dalam hal ini. Apalah artinya 90 menit menunggu dengan hasil "zonk" untuk orang biasa sepertiku. Rasa kecewa yang ku dapat hanyalah karena aku terlanjur menaruh percaya pada manusia, hamba tempatnya salah dan khilaf. Toh aku masih memegang uangku. Tentunya, kehilangan simpatik satu orang pelanggan juga tidak akan membuat toko itu merugi. Tulisan ini hanya untuk pengingat dan pengukuh keyakinan, bahwa di balik kejadian ini pasti ada hikmah dan rencana Tuhan yang jauh lebih indah. 







Baca SelengkapnyaPelayanan Yang Baik, Melayani Dengan Hati Bukan Gengsi
mjumani, Updated at: September 11, 2017
 

mjumanion