Tampilkan postingan dengan label Cara Membuat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara Membuat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Desember 2016

Contoh Surat Keterangan Asal Usul

Surat Keterangan Asal Usul dibutuhkan untuk berbagai keperluan salah satunya adalah ketika ingin mengeluarkan hasil hutan misalnya kayu dari jenis Sengon, Jabon, Nangka, Petai, Jengkol, Lamtoro, Trembesi, Durian, dan jenis kayu lainnya yang memang diijinkan untuk dikeluarkan dari hutan.
Contoh Surat Keterangan Asal Usul
Contoh Surat Keterangan Asal Usul

Cara membuat dokumen SKAU (Surat Keterangan Asal Usul) tidaklah terlalu sulit. Namun demikian peranannya sangat penting sebagai bukti legalitas kepemilikan kayu yang akan dikeluarkan atau diangkut keluar dari hutan.

Beberapa point yang harus tercantum dalam Dokumen SKAU antara lain :
1. Nama pemilik      : 
2. Bukti identitas      : KTP/
3. Bukti legalitas tanah  : 
4. Telah melakukan penebangan hasil hutan berupa kayu milik sendiri yang terdiri dari :
a. Jenis Kayu       :
b. Jumlah barang       : 
c. Volume       :
5. Akan diangkut/dijual dengan rincian sebagai berikut :
a. Jenis Kayu        :
b. Jumlah Batang        : batang
c. Volume        : M3
d. Tujuan Pengangkutan  :

Contoh format SKAU berikut bisa anda download sebagai gambaran untuk membuat Surat keterangan Asal Usul, khususnya bagi anda yang belum pernah membuatnya. Berikut ada dua format dokumen SKAU yaitu Surat Keterangan Asal Usul dan Surat Permohonan SKAU.


Baca SelengkapnyaContoh Surat Keterangan Asal Usul
mjumani, Updated at: Desember 18, 2016

Senin, 29 Desember 2014

Membuat Pupuk Cair Menggunakan EM4

Membuat pupuk cair sendiri menggunakan EM4 dari limbah atau sisa sayuran sebenarnya tidaklah sulit. Selain dapat memanfaatkan limbah atau sisa-sisa sayuran misalnya sayuran yang hampir busuk, atau afkir hasil olahan berupa pupuk cair dan kompos juga akan mengurangi ketergantungan kita terhadap pupuk kimia yang kurang bersahabat dengan lingkungan.
cara mengolah limbah menggunakan EM4
EM4 berbagai produk
Pembuatan pupuk cair ini sebenarnya memanfaatkan bakteri  Efective Microorganism (ada 4 mikroorganisme) yakni Lactobacilus, Sacharomyces, Acetobacter dan Bacilus untuk memproses limbah hijau tadi secara anaerob (fermentasi). Sejatinya bahan untuk pembuatan pupuk cair ini tidak hanya dari sisa sayuran tetapi bisa juga menggunakan tumbuhan hijau/rumput lainnya misal Eceng gondok, Paku air, atau tanaman dari famili Leguminoceae.


Proses Pembuatan Pupuk Cair Menggunakan EM4 caranya sebagai berikut :

Alat dan Bahan

  • Tong/Jerigen/tempat untuk menyimpan yang bisa ditutup rapat
  • pisau/alat pemotong
  • karung goni atau karung plastik yang sudah dilubangi kecil-kecil
  • limbah hijau kurang lebih 20-25 kg
  • air kelapa tua 1 liter
  • air cucian beras 1 liter
  • larutan gula merah 1/2 kg
  • EM4
  • air bersih 10 liter


  1. Siapkan bahan yang akan dibuat sebanyak kurang lebih 20-25 kg
  2. Cincang atau potong kecil-kecil sayuran atau tumbuhan hijau lainnya yang akan dibuat menjadi pupuk cair.
  3. Masukan kedalam karung goni atau karung biasa yang sudah dilubangi, tujuannya agar campuran larutan EM4 nanti bisa meresap/masuk kedalam karung.
  4. Buat larutan dengan mencampurkan air cucian beras, air kelapa tua, larutan gula merah dan em4 serta air bersih, aduk agar campuran homogen.
  5. Masukan larutan tadi dalam tong/jerigen/atau tempat lainnya, berikutnya masukan juga bahan limbah hijau yang sudah dipotong kecil-kecil dan dimasukan kedalam karung tadi.
  6. Tutup rapat wadah (tong/jerigen) tadi agar udara bebas tidak masuk karena dapat mengganggu bahkan menggagalkan proses fermentasi.
  7. Biarkan selama 10-15 hari
  8. Angkat limbah hijau yang ada didalam karung, sisa atau ampas limbah dalam karung ini bisa digunakan sebagai kompos setelah sebelumnya dikeringkan
  9. Sedangkan cairan yang ada didalam tong adalah pupuk organik cair yang bisa digunakan setelah disaring menggunakan kain terlebih dahulu.
Jika dilihat prosesnya memang terlihat rumit dan panjang, namun jika dipraktekan sebenarnya pembuatan pupuk organik cair ini cukup sederhana dan murah meriah. Harga EM4 dipasaran sekitar Rp 20.000,- per liter sedangkan bahan-bahan lainnya selain gula merah rata-rata bisa kita dapatkan secara gratis. Selamat mencoba !
Baca SelengkapnyaMembuat Pupuk Cair Menggunakan EM4
mjumani, Updated at: Desember 29, 2014

Rabu, 17 April 2013

Ide-Ide Praktikum Sederhana

Ide-ide Praktikum Sederhana adalah salah satu cara mewujudkan pembelajaran yang tidak monoton ditengah keterbatasan sarana dan prasarana penunjang misalnya alat dan bahan praktikum. Tidak bisa dipungkiri, kerap seorang tenaga pengajar terlalu cepat pasrah dan kurang kreatif ketika harus mengapdi disekolah yang tertinggal dan serba terbatas. Padahal disinilah peran dan kreatifitas guru dituntut agar peserta didik tetap mendapatkan hak-hak mereka.
praktikum sederhana untuk materi fisika
Bahan-bahan praktikum Sederhana Untuk Materi Hukum Newton 3 

Praktikum Sederhana untuk pelajaran Fisika, Biologi maupun Kimia bisa kita rancang dengan menggunakan bahan-bahan alternatif yang tentu saja selain murah meriah juga mudah ditemukan dilingkungan sekitar. Bahkan terkadang alat dan bahan tersebut bisa diperoleh dari barang bekas yang tidak memerlukan biaya sepeserpun, tentunya ini tidak akan memberatkan peserta didik khususnya untuk mereka yang sekolah-sekolah di pinggiran dimana bagi mereka mata uang seribu rupiah masih sangat berharga.
cara membuat praktikum untuk materi Gaya
Praktikum Sederhana

Praktikum Sederhana Fisika ( Materi Misal : Hukum Newton III dan Hukum Kekekalan Momentum), contohnya bisa dihubungan dengan cara kerja pendorong pada roket, secara sederhana praktikum mengenai materi tersebut bisa menggunakan beberapa alat dan bahan sederhana yaitu korek api dan selembar aluminium foil yang bisa diganti dengan kertas timah pembungkus rokok.

Cara menyusun alat dan bahan praktikum tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Pertama siapkan 2 batang korek api 
  2. Ambil potongan kertas aluminium foil atau kertas pembungkus rokok (yang bagian dalam), bungkuskan kepada kedua batang korek api yang telah dipertemukan masing-masing ujungnya (pentolan korek).
  3. Letakan dengan sudut kemiringan 45-60 derajat ditempat yang agak terbuka dan jauh dari bahan yang mudah terbakar
  4. Sulut bagian tengah sambungan korek api (yang dibalut dengan aluminium foil atau kertas timah) beberapa saat
  5. Perhatikan apayang terjadi, jika berhasil maka salah satu batang korek api akan meluncur ketika korek api terbakar. Perhatikan gambar
  6. Selanjutnya guru bisa meminta siswa untuk membuat laporan dan menyimpulkan praktikum tersebut.
Catatan : Praktikum ini harus dilakukan dengan pengawasan, sebaiknya yang menyulut adalah anak laki-laki.

Praktikum sederhana lainnya masih sangat banyak yang bisa dirancang dari alat dan bahan sederhana disekitar kita, mudahan-mudahan bisa di posting lain waktu.
Baca SelengkapnyaIde-Ide Praktikum Sederhana
mjumani, Updated at: April 17, 2013
 

mjumanion