Kamis, 11 Desember 2008

Kutu Kepala dan Kutu Badan

KUTU

Jangan pernah menganggap remeh kutu baik itu kutu kepala maupun kutu badan. Kutu kepala (Pediculus humanus capitis ) dan kutu badan (Pediculus humanus corporis) sejak dahulu dikenal sebagai pemindah penyakit. Sedikitnya ada tiga macam penyakit terpenting yang diangkut kutu dalam perpindahannya yaitu demam kambuhan, demam parit dan demam tifus. Demam tifus disebabkan oleh mikroorganisme yang disebut Rikettsia prowazeki. Saat mikroorganisme ini masuk ke dalam sel usus kutu maka ia akan berbiak dengan cepat sampai sel usus kutu tersebut pecah dan Rikettsia ini masuk ke rongga usus kutu yang akhirnya keluar bersama tinja kutu yang akan di tularkan ke manusia melalui gigitan kutu. Demam tifus juga dikenal sebagai demam kapal dan demam penjara dan pernah membawa maut di kapal dan berbagai penjara.

Demam parit adalah demam yang disebabkan oleh Rikettsia pediculi yang ganas. Pada keadaan normal atau biasa mokroorganisme ini tinggal di dalam rongga usus kutu. Penyakit ini pertama kali dikenal pada perang dunia pertama dan muncul kembali pada perang dunia kedua di kawasan Balkan.

Demam kambuhan disebarkan lewat perpindahan kutu yang disebabkan oleh mikroorganisme Borrelia (Spirochaeta) recurrentis yang merupakan famili dari sekelompok besar spiroketa. Seperti halnya 2 penyakit diatas penyakit inipun umumnya mewabah ketika kondisi peperangan dimana kebersihan diri dan tempat terabaikan.

Baik kutu badan maupun kutu kepala berukuran kecil yaitu sekitar 1,6-4 mm sehingga penularannya sulit terpantau bahkan tidak menutup kemungkinan pada orang yang sangat memerhatikan kebersihan sekalipun. Memakai pakaian secara bergantian, tidak menjaga kebersihan tubuh dan menggunakan sisir umum adalah hal-hal yang biasanya menjadi faktor penentu penyebaran kutu.

ARTIKEL TERKAIT:

mjumani, Updated at: Desember 11, 2008

0 komentar:

Posting Komentar

 

mjumanion