Selasa, 27 Desember 2011

Tips-tips menyambut tahun baru

Tahun Baru 2012 hanya tinggal beberapa hari lagi. Sebagian orang menyambutnya dengan sangat gembira namun ada juga yang pesimis dan skeptis bahwa tahun baru nanti tidak akan banyak membawa perubahan dalam hidupnya. Namun yang pasti perubahan akan terjadi jika kita menginginkan dan mengusahakannya jadi tetap optimis yah.
Tips-tips menyambut tahun baru versi mjumani[dot]com adalah sebagai berikut ;
1. Sambutlah tahun baru dengan sederhana, tidak perlu perayaan mewah apalagi harus konvoi di jalan raya secara ugal-ugalan yang tidak hanya bisa membahayakan anda sendiri tetapi juga pengendara lain
2. Gunakan sebagai momen introspeksi dan evaluasi diri agar bisa menentukan rencana di tahun yang baru
3. Susun kembali target yang nantinya akan anda perjuangkan
4. Piknik atau liburan bersama keluarga adalah salah satu option pilihan tetapi tidak perlu memaksakan jika memang tidak memungkinkan
5. Perlu di ingat lagi bahwa perayaan tahun baru Masehi bukanlah tradisi kita jadi jangan berlebihan yah..

Admin www.mjumani.blogspot.com mengucapkan selamat menyambut tahun baru 2012.


Baca SelengkapnyaTips-tips menyambut tahun baru
mjumani, Updated at: Desember 27, 2011

Senin, 19 Desember 2011

Kopdar ke 7 Blogger Banua

Menjelang akhir tahun 2011, Blogger Banua menggelar pertemuan rutin kopi darat sesama anggota komunitas. Bertempat di Exelent Cafe Belitung darat belasan perwakilan anggota berkumpul tujuannya tidak lain adalah untuk mempererat silaturahi sesama anggota sekaligus membahas rencana atau program kerja komunitas di tahun 2012 nanti.
Kopdar ke 7 Blogger Banua

Dalam pertemuan ini di bahas juga usul-usul dari anggota komunitas serta seleksi lebih jauh program-progam mana saja yang akan menjadi target realisasi jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Meski masih dalam pembahasan awal namun dari hasil pertemuan tersebut sudah di dapatkan beberapa kesimpulan pokok rencana kerja komunitas di tahun 2012, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

Program Jangka Pendek
1. Pembuatan Buletin 
2. Seminar Kepenulisan/seminar Blog/seminar lain yang relevan
Program Jangka Menengah
1. Kegiatan Penanaman 1000 pohon
2. Kegiatan Bakti Sosial
Program Jangka Panjang
1. Pembuatan Buku (seputar nge blog)

Dalam kesempatan ini juga rencananya komunitas Blogger Banua akan mencari sponsor untuk mendukung terealisasinya program-program kerja tersebut baik sponsor tunggal maupun sponsor utama, dengan catatan tentunya pihak sponsor hanya sebatas mendukung kegiatan-kegiatan yang di selanggarakan.
Ketua Blogger Banua (paling kiri) bersama Anggota Komunitas

Hal lain yang di bahas pada pertemuan ini antara lain aturan-aturan internal komunitas yang nantinya akan di terapkan untuk menjaga agar kedepannya Blogger Banua bisa menjadi Komunitas yang solid dan bisa berumur panjang. Salah satunya adalah keputusan untuk mengkick setiap anggota yang tidak aktif di grup facebook, seperti yang di kemukakan oleh ketua Komunitas Blogger Banua Ayead, "Rencananya nanti anggota-anggota yang tidak aktif akan di kick dari grup, namun mereka tetap bisa mengikuti Komunitas Blogger Banua dengan bergabung di Blogger Banua fans page.

Baca Juga : Tips Kesehatan Rambut | Furchange | Kalung Anti Radiasi Furchange Indonesia
Baca SelengkapnyaKopdar ke 7 Blogger Banua
mjumani, Updated at: Desember 19, 2011

Sabtu, 17 Desember 2011

Contoh tumbuhan rawa dan nama ilmiahnya

Beberapa contoh tumbuhan atau tanaman khas rawa antara lain sebagai berikut :
1. Utricularia aurea, tanaman ini sering kita jumpai tumbuh di perairan kolam, sawah, kali bahkan got-got atau saluran air. Tumbuhan ini cukup unik, bunganya berwarna kuning agak kecil, sebagian orang menyebutnya tanaman ekor kucing karena jika di dalam air daun-daunnya mengembang dan membentuk seperti ekor kucing anggora.

Utricularia aurea di air
2. Eleocharis dulcis
Tanaman ini sangat banyak di jumpai di daerah rawa, bahkan tetap dapat tumbuh dengan baik pada perairan yang ber pH asam sekalipun. Masyarakat lokal sering menamai tanaman ini dengan sebutan kumpai purun atau rumput purun kudung. Jenis lain dari purun di gunakan untuk membuat kerajinan tangan seperti topi, tikar dan sebagainya.
Eleocharis dulcis
3. Salvinia natans, tanaman ini sebenarnya tergolong jenis tumbuhan paku air. Hidup terapung dan mengikuti arus air, namun kadang juga tumbuh di persawahan dan menjadi gulma yang sering merepotkan petani karena perkembangbiakannya yang sangat cepat. Namun tanaman ini ternyata bisa menjadi kompos yang kaya akan nitrogen sehingga banyak juga petani yang memanfaatkan tanaman ini sebagai pupuk hijau.


4. Crinum asiaticum L., tanaman ini populer dengan sebutan Bakung atau Lily. Biasanya tumbuh berkelompok dan membentuk sebuah koloni besar yang sering kali menutupi permukaan danau ataupun perairan. Di sela-sela koloni tanaman ini tak jarang tumbuh tumbuhan lain seperti Kelakai dan tumbuhan paku lainnya. 
Koloni Bakung, di antaranya terdapat Kelakai
5. Cyperus sp, herba yang satu ini memiliki kurang lebih 600 jenis yang tersebar di penjuru dunia salah satunya di Indonesia. Kerabat rumput teki ini tumbuh baik di dataran rendah dan dearah tepian danau dan kadang tumbuh di tanah yang tergenang air. Beberapa jenis cukup familiar di kalangan pehobies tanaman hias karena banyak di gunakan untuk menata lanscape.
Cyperus esculentus
6. Hydrilla verticillata, tanaman air yang banyak di gunakan untuk penghias akuarium ini sering pula di jadikan bahan praktikum misalnya untuk mengamati proses hasil potosintesis yaitu berupa oksigen di sekolah menengah hingga perguruan tinggi. Tanaman yang sering di sebut Hidrila ini tumbuh di perairan kadang dengan akar tidak tertanam di tanah.
Hydrilla verticillata
7. Stenochlaena palustris, oleh masyarakat setempat tanaman muda yang satu ini sering di manfaatkan sebagai sayur. Kelakai begitu sebutan untuk tanaman yang tergolong kedalam jenis tumbuhan paku ini. Tumbuh di daerah intersisi antara air dan daratan kadang tumbuh berasosiasi dengan tumbuhan lain semisal koloni bakung atau rerumputan lain yang berada di atas permukaan air.
Stenochlaena palustris

8. Gluta renghas, tanaman ini kini juga mulai di buru untuk di manfaatkan sebagai bahan bangunan karena keterbatasan pohon untuk di olah menjadi kayu. Tanaman dengan nama lokal Jingah ini adalah salah satu tumbuhan yang adaptif baik di rawa maupun di daerah mangrov. Getah tanaman ini beracaun yang dapat menyebabkan kulit bengkak-bengkak.
Sampel Tumbuhan Jingah (Gluta renghas)

9. Falcourtia rukam, tanaman ini mulai langka di beberapa daerah. Di kenal dengan sebutan Rakem atau Rukam. Batangnya yang sudah besar biasanya berduri, pada beberapa daerah buah yang telah matang dari tanaman ini di oleh menjadi manisan.
Flacourtia rukam (sampel)
10. Ipomea aquatica, rasanya semua sudah kenal tanaman yang satu ini paling tidak pernah mendengarnya. Tanaman yang tumbuh menjalar di permukaan air ini sering kali di jadikan sayur atau makanan ternak. Bunganya ungu-putih berbentuk seperti terompet. Batangnya yang berongga membuatnya dapat tumbuh mengapung di permukaan. Tanaman ini adalah favorit serangga pemakan tumbuhan seperti belalang. Namun perlu hati-hati mengkonsumsi tanaman ini baik untuk diri sendiri ataupun binatang ternak karena sering kali mengandung telur cacing yang dapat membahayakan kesehatan.
Ipomea aquatica (kangkung air)
Nah, sementara itu dulu yah, sebenarnya masih banyak tanaman khas rawa lainnya yang pasti tidak mungkin untuk menuliskannya semua dalam sekali postingan, mudahan-mudahan next time bisa nyambung postingan ini lagi, jangan lupa klik share ke teman facebook ataupun twitter kamu  untuk berbagi artikel ini yah.. salam, go green !!!.

Baca Juga : Tips Kesehatan Rambut | Furchange | Kalung Anti Radiasi Furchange Indonesia
Baca SelengkapnyaContoh tumbuhan rawa dan nama ilmiahnya
mjumani, Updated at: Desember 17, 2011

Praktikum Ekologi

Kuliah Ekologi tentunya akan terasa sangat membosankan jika hanya berkutat dengan catatan dan selalu mendengarkan dikte dosen, nah kalau sudah begini pastinya akan menjadi galau (hehe apa coba !), maksudnya pastilah perkuliahan hanya masuk telinga kiri keluar telinga kanan alias gak nempel di otak. Salah satu cara biar kuliah Ekologi gak ngebosenin adalah dengan praktek lapangan, dengan praktikum selain bisa memberikan suasana baru atau refreshing teori-teori juga akan lebih mudah di ingat sebab melalui praktek ini teori-teori tersebut langsung di aplikasikan.

Praktikum Kuliah Ekologi ada bermacam-macam tergantung dari bahasan atau sub pokok bahasannya masing-masing, namun tidak semua bahan-bahan ajar tersebut bisa di bawa atau di aplikasikan di lapangan loh, hanya materi-materi tertentu yang memang cocok bisa di terapkan dalam praktikum sebagai contoh, struktur populasi dan tegakan, sampling, metode-metode penelitian seperti relief, transek dll.

Nah mau tau serunya kegiatan praktikum Ekologi di lapangan berikut contoh-contohnya simak yah..


Pengamatan Struktur Populasi Tumbuhan
Menentukan lokasi untuk pembuatan plot
Pengarahan dari dosen dan assisten 
Membuat plot untuk herba

Pengarahan penyusunan laporan praktikum
Bagaimana Seru kan ?
Selanjutnya, kegiatan praktikum yang sudah di laksanakan di buat laporannya sesuai yang telah di arahkan oleh dosen maupun assisten.
Baca Juga : Tips Kesehatan Rambut | Furchange | Kalung Anti Radiasi Furchange Indonesia
Baca SelengkapnyaPraktikum Ekologi
mjumani, Updated at: Desember 17, 2011

Jumat, 16 Desember 2011

247 Backlink | Back Link Gratis

Backlink gratis pasti di buru siapa saja yang sedang berusaha menyundul website/blog/postingannya, terlebih ketika ramai musim kompetisi SEO seperti saat ini. Nah, di luaran sana banyak jasa yang menawarkan backlink-backlink berkualitas yang biasanya nih pasti perlu merogoh gocek, nah buat yang "miskin" kantong gak perlu khawatir ada banyak jalan menuju Roma, tapi kita gak sedang mau kesana lho. Kemaren sudah bagi tips buat ningkatin traffic sekaligus dapat backlink juga, dengan daftar Traffic Digger Berikut ada cara lain yang tentu saja gratisan untuk mendapatkan backlink, lumayan banyak loh bisa sampai seribuan dengan tingkat keberhasilan rata-rata ada yang 95% dan ada yang sekitar 3% saja.

Aku sendiri sih gak begitu ngerti tapi agan-agan pasti ngerti deh kalau udah daftar scheduled backlinks. Kalau gak salah sih begini, setelah proses registrasi sukses, kita bisa buat proyek menanam backlink ke forum atau blog/website. Nah kita tinggal atur, nama proyeknya, link yang nantinya mau di tanam, jumlah target link, terus target tempat menanam link kita, dan jadwal penanaman (kek penanaman pohon aja yah hehe). Nantinya setelah selesai maka link kita akan di tanam sesuai jadwal yang telah di tentukan hingga jumlah yang telah di setting. Mending jangan banyak-banyak, biar gak kena banned mbah google yah, bertahap aja.

Ane sendiri sudah pasang proyek 500 link sebagai percobaan, dan sepertinya sukses tuh. Sekarang lagi pasang yang 800 link, semoga sukses lagi lumayan lah ketimbang koment blog sampe 800 bisa ancur ne jari-jari tangan hehe, ya udah yang mau ikutan silahkan daftar disini ya daftar Daftar scheduled backlinks !


Baca Juga : Tips Kesehatan Rambut
Baca Selengkapnya247 Backlink | Back Link Gratis
mjumani, Updated at: Desember 16, 2011

Senin, 12 Desember 2011

Buah-Buahan Khas Kalsel

Baru beberapa hari kemaren saya bersama teman berkesempatan jalan-jalan ke bumi Murakata Barabai, sebenarnya ini tentu saja bukan kali pertama ke salah satu kota yang ada di kabupaten Hulu Sungai Tengah ini, hanya saja yang terasa sedikit berbeda adalah kali kesekian ini kami datang di saat "musim" buah. Tak ayal lagi kesempatan ini tidak di lewatkan secara percuma.



Wew seger..
Bay the way sebenarnya buah-buahan khas kalsel sendiri masih banyak yang belum saya kenal apalagi yang sempat dicicipi padahal kalsel adalah tempat kelahiran sekaligus tinggal hingga hari ini. Hanya beberapa buah yang masih cukup sering di jumpai seperti buah Kasturi, buah Ramania, dan ketapi, kweni, dan Hambawang (Mangifera foetida) yang cukup familiar, beberap buah lokal lainnya seperti Pampakin, Mundar, Kapul, Gitaan, Mantuala, Ketapi Suntul (Sandoricum koetjape Merr), Binjai (Mangifera kemanga), Kalangkala, dll sangat jarang di jumpai bahkan ada yang belum pernah saya jumpai sama sekali.
Selama di perjalanan saya lebih sering jadi Fotografer ketimbang di Foto


Buah-buahan khas kalsel maupun buah-buahan lain yang kemaren sempat di nikmati antara lain Durian, Langsat, Cempedak, Manggis, Rambutan, Salak, Nenas, Kasturi, Tarap, dan Ramania. Rasanya bervariasi, mulai dari manis, asem hingga asem manit, ada juga yang rada sepet yang pasti punya khas tersendiri di lidah.

Anggrek Aerides dan Dendrobium 
Sebelum pulang kamaren sempat juga mampir di salah satu objek wisata disana, yaitu objek wisata Pagat- Barabai. Hmm tempatnya sih lumayan sayangnya selain masih banyak sampah yang berserakan, juga banyak coret-coretatan hasil kreasi vandalis yang mengurangi keindahan. Oh ya satu lagi, disana juga terkesan terlalu banyak pungutan, misalnya mau nyebrang jembatan bambu harus bayar, pulangnya lewat jembatan gantung eh bayar lagi, hehe.. tapi tak apalah... Ups ketinggalan, disana juga lumayan banyak liat anggrek-anggrek spesies yang di tanam warga di pekarangan, hmm sayang kemaren gak sempat jalan-jalan ke hutan buat nengok anggrek-anggrek disana ya mudahan lain kali bisa kesana lagi horeee..



Baca Juga : Tips Kesehatan Rambut | Furchange | Kalung Anti Radiasi Furchange Indonesia
Baca SelengkapnyaBuah-Buahan Khas Kalsel
mjumani, Updated at: Desember 12, 2011

Kamis, 01 Desember 2011

Blogger Banua Go Green | Mimpi Menghijaukan Banua


Blogger Banua Go Green, begitulah kira-kira yang saya lontarkan saat di tanya tema untuk kegiatan Blogger Banua Tanam 1000 pohon. Sayangnya Blogger Banua Go Green ini masih dalam bentuk sebuah rencana atau lebih tepatnya usulan karena belum mendapat dukungan paling tidak separuh dari anggota komunitas ini. Meski demikian saya sebagai salah satu new member di komunitas blogger banua berharap usulan ini bisa di respon positif oleh rekan-rekan mengingat kegiatan semacam ini tidak hanya bisa menjadi moment untuk mempererat tali silaturahmi sesama anggota tetapi juga sebagai salah satu wujud kepedulian terhadap lingkungan.
Menghijaukan kembali bumi adalah tugas yang berat namun
dengan tekad yang kuat dan peran serta semua pihak semua
bisa  menjadi mungkin.

Kegiatan penanaman  seperti ini tentunya memang bukan hal baru, namun jika dibanding jumlah kerusakan dan laju kepunahan hutan tentulah kegiatan semacam ini terbilang sangat tidak seimbang. Adalah "mutlak" tidak mungkin jika hanya mengandalkan pemerintah atau instansi terkait saja untuk "menghijaukan banua" tanpa peran serta semua lapisan masyarakat termasuk blogger.
Fungsi dan Peranan Hutan Sangat Penting Untuk Kehidupan

Setiap menit, setiap detik ada ratusan pohon yang tumbang akibat kegiatan konservasi lahan ataupun pembalakan liar, sedangkan kegiatan penanaman bisa di hitung dengan jari, itupun jumlah yang hidup mungkin hanya beberapa persen saja dari jumlah keseluruhan yang di tanam. 

Hutan yang sudah "gundul" perlu di Reboisasi
Tentunya mengenai fungsi pepohonan bagi manusia dan makhluk hidup lainnya tidak perlu di tanya. Semua sudah hafal dan tau betul bahwa pohon-pohon adalah sumber kehidupan bagi makhluk hidup. Tempat melekatnya anggrek-anggrek cantik, rumah bagi satwa-satawa yang unik dan penyuplai oksigen yang tiada henti. Bayangkan jika tidak ada pepohonan, banjir dan longsor hanyalah sebagian kecil "jeritan"nya. Jika rintihannya kita biarkan maka bersiap-siaplah menerima "ancaman dari atas", harus rela menghirup udara kotor, dan terimalah cacian dari anak cucu kita kelak karena kita tidak mampu menjaga titipan mereka.

Blogger Banua Go Green hanyalah sebuah bentuk perwakilan apresiasi "Menghijaukan Banua", sesungguhnya jikapun terlaksana tentu tidak akan banyak turut andil bagian mengembalikan hutan kita yang telah raib, namun semoga saja jika kegiatan ini terlaksana dapat memberikan inspirasi bagi warga banua khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya untuk lebih bersemangat menghijaukan bumi yang bisa di awali dengan menghijaukan lingkungan sekitar. Salam Goo Green !!!

Baca Juga : Tips Kesehatan Rambut 
Baca SelengkapnyaBlogger Banua Go Green | Mimpi Menghijaukan Banua
mjumani, Updated at: Desember 01, 2011
 

mjumanion