Tampilkan postingan dengan label Nama Ilmiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nama Ilmiah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 November 2011

Nama Ilmiah Tumbuhan (F)


Nama Ilmiah Tanaman

Nama Ilmiah Tanaman atau "scientific name" terdiri atas dua suku kata dari sistem taksonomi  yang pertama menunjukan genus dan kedua sebagai penunjuk spesies. Nama ilmiah tanaman atau tumbuhan diatur menggunakan bahasa latin atau bahasa lain yang dilatinkan. Penggagas sistem penamaan binomial ini adalah Carolus Linnaeus yang awalnya hanya di terapkan untuk kelompok Fungi, Tumbuhan dan Hewan. 

Nama ilmiah untuk Tumbuhan ataupun hewan sering kali disebut dengan istilah nama latin, walaupun sebenarnya istilah ini kurang tepat karena sebagian nama ilmiah yang di gunakan tidak sepenuhnya nama latin melainkan nama deskriptor atau pemberi deskripsi pertama kali untuk tumbuhan tertentu yang kemudian nama deskriptor ini dilatinkan.

Nama ilmiah atau nama latin diatur penulisannya antara lain sebagai berikut :
Terdiri atas dua kata ( binomial)

Huruf pertama pada kata pertama (genus) di tulis dengan huruf besar
Contoh : Gnetum gnemon Linn.

Huruf pertama pada kata kedua (penunjuk spesies) di tulis dengan huruf kecil 
Contoh : Marsilea crenata 

 Nama Ilmiah di tulis lengkap untuk pertama kali penyebutan dan cukup di tulis dengan singkatan huruf awal Genus kemudian diberi tanda titik lalu di ikuti nama penunjuk spesies lengkap.
Contoh : Selain Dendrobium secundum ada juga D. lamellatum, dan D. crumenatum yang tampak menghiasi taman anggrek Meratus.

Pada teks Nama ilmiah di tulis dengan cetak miring "italic" atau di beri garis bawah terpisah antara genus dan penujuk spesies pada tulisan tangan.

Singkatan "sp" untuk zoologi dan "spec" untuk botani di gunakan jika nama spesies tidak dapat atau tidak perlu di gunakan. 

Aturan penulisan nama ilmiah lainnya bisa diliat disini

Contoh Tumbuhan yang cukup familiar dengan nama ilmiah yang dimulai huruf F antara lain tumbuhan
1. Beringin atau Ficus benjamina L.
2. Rukam nama latin nya Flacourtia rukam Z. & M.

Nama Ilmiah Tanaman A. BCDE. F. G. H. I. J. K. L. M. N. O. P. Q. R. S. T. U. V. W. X. Y. Z.



Nama Ilmiah
 Nama Tanaman         
1. Ficus ampelas Burm.f.
2. Ficus benjamina L.
3. Ficus deltoidea Jack.
4. Ficus elastica Roxb.
5. Ficus glabela Bl.
6. Ficus glomerata Roxb.
7. Ficus hispida L.f.
8. Ficus ribes Rienw.ex Bl.
9. Ficus septica Burm.f.
10. Ficus variegeta Bl.
11. Firmiana affinis Terracini.
12. Flacourtia inermis Roxb.
13. Flacourtia rukam Z. & M.
14. Foeniculum vulgare Mill.
15. Fragaria vesca L.
 Hampelas
 Beringin
 Tabat barito
 Karet kebo
 Bunut
 Kondang
 Leluwing
 Walen
 Awar-awar
 Lowa
 Buah tempayang
 Lobi-lobi
 Rukam
 Adas
 Arbei

Silahkan tambahkan nama ilmiah tumbuhan yang belum tercakup melalui komentar ..  
             
Baca Juga : Tips Kesehatan Rambut | Furchange | Kalung Anti Radiasi Furchange Indonesia | Info Furchange
Baca SelengkapnyaNama Ilmiah Tumbuhan (F)
mjumani, Updated at: November 23, 2011

Selasa, 22 November 2011

Nama Ilmiah Tanaman (E)


Nama Ilmiah Tanaman

Nama Ilmiah Tanaman atau "scientific name" terdiri atas dua suku kata dari sistem taksonomi  yang pertama menunjukan genus dan kedua sebagai penunjuk spesies. Nama ilmiah tanaman atau tumbuhan diatur menggunakan bahasa latin atau bahasa lain yang dilatinkan. Penggagas sistem penamaan binomial ini adalah Carolus Linnaeus yang awalnya hanya di terapkan untuk kelompok Fungi, Tumbuhan dan Hewan. 

Nama ilmiah untuk Tumbuhan ataupun hewan sering kali disebut dengan istilah nama latin, walaupun sebenarnya istilah ini kurang tepat karena sebagian nama ilmiah yang di gunakan tidak sepenuhnya nama latin melainkan nama deskriptor atau pemberi deskripsi pertama kali untuk tumbuhan tertentu yang kemudian nama deskriptor ini dilatinkan.

Nama ilmiah atau nama latin diatur penulisannya antara lain sebagai berikut :
Terdiri atas dua kata ( binomial)

Huruf pertama pada kata pertama (genus) di tulis dengan huruf besar
Contoh : Gnetum gnemon Linn.

Huruf pertama pada kata kedua (penunjuk spesies) di tulis dengan huruf kecil 
Contoh : Marsilea crenata 

 Nama Ilmiah di tulis lengkap untuk pertama kali penyebutan dan cukup di tulis dengan singkatan huruf awal Genus kemudian diberi tanda titik lalu di ikuti nama penunjuk spesies lengkap.
Contoh : Selain Dendrobium secundum ada juga D. lamellatum, dan D. crumenatum yang tampak menghiasi taman anggrek Meratus.

Pada teks Nama ilmiah di tulis dengan cetak miring "italic" atau di beri garis bawah terpisah antara genus dan penujuk spesies pada tulisan tangan.

Singkatan "sp" untuk zoologi dan "spec" untuk botani di gunakan jika nama spesies tidak dapat atau tidak perlu di gunakan. 

Aturan penulisan nama ilmiah lainnya bisa diliat disini

Contoh Tumbuhan yang cukup familiar dengan nama ilmiah yang dimulai huruf E antara lain
  1. Urang aring  atau nama ilmiahnya Eclipta alba (L.) Hassk.
  2. Pasak bumi atau dikenal juga dengan nama latin Eurycoma longifolia Jack.
  3. Kayu Ulin dengan nama latin Eusideroxylon zwageri T. & B.
  4. Lengkeng dengan nama ilmiah Euphorbia logan  (lour.) Steud.
Nama Ilmiah Tanaman A. B. CD. E. F. G. H. I. J. K. L. M. N. O. P. Q. R. S. T. U. V. W. X. Y. Z.






Nama Ilmiah
 Nama Tanaman         
1. Eclipta alba (L.) Hassk.
2. Ehretia microphylla Lamk.
3. Eeichhornia crassipes (Mart.) Solms.
4. Elaeis guineensis Jacq.
5. Elaocarpus grandiflorus Smith.
6. Elaocarpus sphaericus (Gaertn.)K. Schum.
7. Elephantopus scaber L.
8. Eleunsine indica (L.) Gaertn.
9. Eleutherine palmifolia (L.) Merr.
10. Embelia ribes Burm.f.
11. Entanda phaseoloides (L.) Merr.
12. Eria albidoo-tomentosa (Bl.) Lindl
13. Eria brectescens Lindl.
14. Eria compressa (Bl.) Bl.
15. Eria flavescens (Bl.) Lindl.
16. Eria hyachintoides (Bl.) Lindl
17. Eria javanica (Swartz.) Bl.
18. Eria latifolia (Bl.) Rchb.f.
19. Eryngium foetidium L.
20. Erythrina fusca Lour.
21. Erythrina lithosperma Miq.
22. Erythrina subumbrans (Hassk.) Merr.
23. Erythroxylon novogranatense (Morris)
24. Euchresta horsfieldi (Lasch.) Ben.
25. Eugenia uniflora L.
26. Eupatorium triplinerve Vahl.
27. Euphorbia antiquorium L.
28. Euphorbia  hirta L. 
29. Euphorbia prostrata W. Ait.
30. Euphorbia pulcherrima Willd. ex Klotzsch
31. Euphorbia triculi L.
32. Euphorbia logan  (lour.) Steud.
33. Eurycoma longifolia Jack.
34. Eusideroxylon zwageri T. & B.
35. Excoecaria agallocha L.
36. Excoecaria chocinchinensis Lour.
 Urang aring
 Kendal banyu
 Eceng gondok
 Kelapa sawit
 Anyang-anyang
 Jenitri
 Tapak liman
 Jukut jampang
 Bawang sabrang
 Akar kelimpar
 Gandu
 Anggrek tusuk konde
 Anggrek jarum
 Anggrek rotan
 Anggrek mawar
 Anggrek  lili
 Anggrek kancil
 Anggrek glagah
 Walangi
 Cangkring
 Dadap serep
 Dadap ayam
 Koka
 Pranajiwa
 Asam selong
 Prasman
 Sesudu
 Patikan kerbau
 Patikan cina
 Pohon merah
 Kayu urip
 Lengkeng
 Pasak bumi
 Kayu besi
 Kayu buta
 Sambang darah


                    (bersambung)


Baca Juga : Tips Kesehatan Rambut | Furchange | Kalung Anti Radiasi Furchange Indonesia
Baca SelengkapnyaNama Ilmiah Tanaman (E)
mjumani, Updated at: November 22, 2011

Rabu, 26 Oktober 2011

Nama Ilmiah Tanaman (D)


Nama Ilmiah Tanaman

Nama Ilmiah Tanaman atau "scientific name" terdiri atas dua suku kata dari sistem taksonomi  yang pertama menunjukan genus dan kedua sebagai penunjuk spesies. Nama ilmiah tanaman atau tumbuhan diatur menggunakan bahasa latin atau bahasa lain yang dilatinkan. Penggagas sistem penamaan binomial ini adalah Carolus Linnaeus yang awalnya hanya di terapkan untuk kelompok Fungi, Tumbuhan dan Hewan. 
Dendrobium spurium contoh tumbuhan dengan nama ilmiah berawalan huruf D

Nama ilmiah Tumbuhan ataupun hewan sering kali disebut dengan istilah nama latin, walaupun sebenarnya istilah ini kurang tepat karena sebagian nama ilmiah yang di gunakan tidak sepenuhnya nama latin melainkan nama deskriptor atau pemberi deskripsi pertama kali untuk tumbuhan tertentu yang kemudian nama deskriptor ini dilatinkan.

Nama ilmiah atau nama latin diatur penulisannya antara lain sebagai berikut :
Terdiri atas dua kata ( binomial)

Huruf pertama pada kata pertama (genus) di tulis dengan huruf besar
Contoh : Gnetum gnemon Linn.

Huruf pertama pada kata kedua (penunjuk spesies) di tulis dengan huruf kecil 
Contoh : Marsilea crenata 

 Nama Ilmiah di tulis lengkap untuk pertama kali penyebutan dan cukup di tulis dengan singkatan huruf awal Genus kemudian diberi tanda titik lalu di ikuti nama penunjuk spesies lengkap.
Contoh : Selain Dendrobium secundum ada juga D. lamellatum, dan D. crumenatum yang tampak menghiasi taman anggrek Meratus.

Pada teks Nama ilmiah di tulis dengan cetak miring "italic" atau di beri garis bawah terpisah antara genus dan penujuk spesies pada tulisan tangan.

Singkatan "sp" untuk zoologi dan "spec" untuk botani di gunakan jika nama spesies tidak dapat atau tidak perlu di gunakan. 

Aturan penulisan nama ilmiah lainnya bisa diliat disini

Contoh Tumbuhan yang cukup familiar dengan nama ilmiah yang dimulai huruf D antara lain
  1. Durian  Durio zibethinus Mur
  2. Jelutung Dyera  costulata (Miq.) Hook. f
  3. Bambu betung Dendrocalamus asper Backer.
  4. Wortel  Daucus carota L.
  5. Kecubung Datura metel L.
  6. Anggrek Merpati Dendrobium crumenatum Swartz
  7. Anggrek mata sapi Dendrobium anosmum Lindl.
  8. Gadung Dioscorea hispida Dennst. dll.

Nama Ilmiah Tanaman A. B. CD. E. F. G. H. I. J. K. L. M. N. O. P. Q. R. S. T. U. V. W. X. Y. Z.

Nama Ilmiah
 Nama Tanaman         
1. Dalbergia pinnata (Lour.) Prain
2. Datura metel L.
3. Daucus carota L.
4. Davalia denticulata (Burm.) Mett.
5. Delonix regia (Boyer ex Hook.) Raffin
6. Dendrobium anosmum Lindl.
7. Dendrobium crumenatum Swartz
8. Dendrobium macrophyllum A. Rich
9. Dendrobium mirbelianum Gaud
10. Dendrobium phalaenopsis Fitzg.
11. Dendrobium purpureum Roxb.
12. Dendrobium stratiotes Rchb.f.
13. Dendrobium veratroides Bakh.f.
14. Dendrocalamus asper Backer.
15. Derris eliptica (Roxb.) Benth.
16. Desmodium gagenticum (L.) DC.
17. Desmodium triflorum DC.
18. Desmodium triquetrum (L.) DC.
19. Dialium indum L.
20. Dianella javanica (Bl.) Bth.
21. Dianthus caryophyllus L.
22. Dichantium caricosum (L.) A. Camus
23. Dichroa febrifuga Lour.
24. Dieffanbachia seguine (Jacq.) Schott
25. Digitalis purpurea L.
26. Digitaria adscendens (H.B.K) Hern.
27. Digitaria argyrostachya (Steud.) Fern.
28. Dillenia excelsa (Jack.) Gilg
29. Dioscorea aculeata L.
30. Dioscorea alata L.
31. Dioscorea bulbifera L
32. Dioscorea hispida Dennst.
33. Diospyros kaki Thumb.
34. Diospyros phillipinensis DC.
35. Diplazium esculentum Swartz.
36. Dolichos lablab L.
37. Donax canniformis (G. Forst.) K. Schum
38. Drymaria cordata (L.) Willd. ex R. & S.
39. Drymoglosum piloselloides (L.) Pr.
40. Drynaria quersifolia J. Sm.
41. Drynaria rigidula (Sw.) Bedd
42. Drynaria sparsisora Moore.
43. Dryobalanops aromatica Gaertn.
44. Durio kutejensis (Hassk.) Becc.
45. Durio zibethinus Mur
46. Dyera  costulata (Miq.) Hook. f
 Sono keling
 Kecubung
 Wortel
 Paku tertutup
 Plamboyan
 Anggrek mata sapi
 Anggrek merpati
 Anggrek jambrut
 Anggrek larat pilin
 Anggrek larat
 Anggrek kesumba
 Anggrek larat kendi
 Anggrek tanduk rusa
 Bambu betung
 Akar tuba
 Daun picah
 Sisik betok
 Ki congcorang
 Keranji
 Tegari
 Anyelir
 Bayondahan
 Gigil
 Difenbahia
 Digitalis
 Ceker ayam
 Jampang merah
 Sempur
 Gembili
 Ubi kelapa
 Uwi kata
 Gadung
 Kesemek
 Buah mentega
 Paku sayur
 Kara kerupuk
 Bamban
 Ki embun
 Sisik naga
 Daun kepala tupai
 Pasilan kelapa
 Paku layang-layang
 Kayu kapur
 Lahi
 Durian
 Jelutung


Lihat Daftar Nama Ilmiah Tumbuhan Berdasarkan Awalan Abjad atau huruf lainnya di menu sitemap, pilih dan klik katagori Nama Ilmiah.
Baca SelengkapnyaNama Ilmiah Tanaman (D)
mjumani, Updated at: Oktober 26, 2011

Selasa, 11 Oktober 2011

Nama Ilmiah Tanaman (C)



Nama Ilmiah Tanaman

Nama Ilmiah Tanaman atau "scientific name" terdiri atas dua suku kata dari sistem taksonomi  yang pertama menunjukan genus dan kedua sebagai penunjuk spesies. Nama ilmiah tanaman atau tumbuhan diatur menggunakan bahasa latin atau bahasa lain yang dilatinkan. Penggagas sistem penamaan binomial ini adalah Carolus Linnaeus yang awalnya hanya di terapkan untuk kelompok Fungi, Tumbuhan dan Hewan. 

Nama ilmiah untuk Tanaman ataupun hewan sering kali disebut dengan istilah nama latin, walaupun sebenarnya istilah ini kurang tepat karena sebagian nama ilmiah yang di gunakan tidak sepenuhnya nama latin melainkan nama deskriptor atau pemberi deskripsi pertama kali untuk tumbuhan tertentu yang kemudian nama deskriptor ini dilatinkan.

Nama ilmiah atau nama latin diatur penulisannya antara lain sebagai berikut :
Terdiri atas dua kata ( binomial)

Huruf pertama pada kata pertama (genus) di tulis dengan huruf besar
Contoh : Gnetum gnemon Linn.

Huruf pertama pada kata kedua (penunjuk spesies) di tulis dengan huruf kecil 
Contoh : Marsilea crenata 

 Nama Ilmiah di tulis lengkap untuk pertama kali penyebutan dan cukup di tulis dengan singkatan huruf awal Genus kemudian diberi tanda titik lalu di ikuti nama penunjuk spesies lengkap.
Contoh : Selain Dendrobium secundum ada juga D. lamellatum, dan D. crumenatum yang tampak menghiasi taman anggrek Meratus.

Pada teks Nama ilmiah di tulis dengan cetak miring "italic" atau di beri garis bawah terpisah antara genus dan penujuk spesies pada tulisan tangan.

Singkatan "sp" untuk zoologi dan "spec" untuk botani di gunakan jika nama spesies tidak dapat atau tidak perlu di gunakan. 

Aturan penulisan nama ilmiah lainnya bisa diliat disini

Contoh tanaman yang cukup familiar dengan nama ilmiah yang dimulai huruf C antara lain

Pakis Haji (Cycas rumphii Miq)
Serai (Cymbopogon nardus (L.) Rendle )
Pepaya (Carica papaya L.)
Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia (Crismm.& Fanz.) Swingle )
Tapak Dara (Catharanthus roseus (L.) G. Don)
Kapuk (Ceiba pentandra (L.) Gaearnt.)
Semangka (Citrulus lunatus (Thunb.) Mansf.)
Rumput teki (Cyperus rotundus L.)
dll.
Nama Ilmiah Tanaman A. B. C. D. E. F. G. H. I. J. K. L. M. N. O. P. Q. R. S. T. U. V. W. X. Y. Z.









Nama Ilmiah
 Nama Tanaman         
1. Caesalpinia pulcherrima (L.) Swartz
2. Caesalpinia sappan L.
3. Cajanus cajan (L.) Huth.
4. Calamus caesius BI.
5. Calamus ciliaris BI.
6. Calamus javensis BI.
7. Calamus manan Miq.
8. Calamus scipionoum Lour.
9. Calamus trachycoleus Becc.
10. Calante veratrifolia R.BR.
11. Calliandra callotyrus
12. Callicarpa cana L.
13. Calophyllum inophyllum L.
14. Caloptropis gigantea (willd.) Dryand
15. Camellia sinensis (L.) O.K.
16. Canangium odoratum (LMK.) Hook. & Thoms
17. Canarium amboinense Hoch.
18. Canarium decumanum Gaertn.
19. Canavalia ensiformis (L.) DC.
20. Canna edulis Ker
21. Canna indicia L.
22. Cannabis sativa L.
23. Capparis acuminata Willd.
24. Capsicum annum L.
25. Capsicum frustecens L.
26. Cardiospermum halicacabum L.
27. Carica papaya L.
28. Carthamus tinctorius L.
29. Carum carvi L.
30. Caryota mitis Lour.
31. Cassia alata L.
32. Cassia angustifolia Vahl
33. Cassia fistula L.
34. Cassia occidentalis L.
35. Cassia siamea Lamk
36. Cassia Tora L.
37. Cassytha filiformis L.
38. Castanopsis argentea (BI.) DC.
39. Casuarina equisetifolia J.R & G. Forst.
40. Catharanthus roseus (L.) G. Don
41. Ceiba pentandra (L.) Gaearnt.
42. Celosia cristata L.
43. Celtis wightii Planch.
44. Centella asiatica (L.) Urb.
45. Centrosema pubescens Bth.
46. Ceratoteris thalictroides Brongn.
47. Cerbera mangas L.
48. Cheilanthes tenuifolia Sw.
49. Chlorantus officinalis BI.
50. Chloris barbata Sw.
51. Chrysantemum indicum Hort. non L.
52. Chrysophylum cainito L.
53. Chrysopogon aciculatus (Retz.) Trin.
54. Chydenathus excelsus Miers
55. Cibotium Baranetz J. Sm.
56. Cichorium endivia L.
57. Cichorium intybus L.
58. Cichona pubescens Vahl
59. Cinnamomum burmanni Nees ex BI.
60. Cinnamomum Camphora (L.) Presl.
61. Cinnamomum cassia Nees ex BI.
62. Cinnamomum cullilawan BI.
63. Cinnamomum massoia Schewc
64. Cinnamomum parthenoxylon (Jack.) Miessn.
65. Cinnamomum sintok BI.
66. Cinnamomum verum J.S Presl
67. Cissus adnata Roxb.
68. Cissus quadrangularis L.
68. Citrulus lunatus (Thunb.) Mansf.
69. Citrus aurantifolia (Crismm.& Fanz.) Swingle
70. Citrus aurantium L.
71. Citrus hystric DC.
72. Citrus limon (L.) Burm. f
73. Citrus maxima (Burm.f.) Merr.
74. Citrus medica L.
75. Citrus nobilis Lour.
76. Clausena excavata Burm. f.
77. Cleome viscosa L.
78. Clerodendrum calamitosum L.
79. Clerodendrum indicum (L.) O.K.
80. Clerodendrum serratum (L.) Moon.
81. Clerodendrum thomsonae Balf.f.
82. Clidemia hirta D. Don.
83. Clitoria ternatea L.
84. Coccinia grandis L.
85. Cocos nucifera L.
86. Codiaeum variegatum (L.) BI.
87. Coelogyne pandurata Lindl.
88. Coffea arabica L.
89. Coix lacryma-jobi L.
90. Cola nitida (Vent.) Schott &Endl.
91. Coleus tuberosus Bth.
92. Colocasia esculenta (L.) Schott.
93. Commelia benghalensis L.
94. Commelina nudiflora L.
95. Congea velutin Wight
96. Conyza angustifolia Thw.
97. Cordia dicotoma Forst.f.
98. Cordyline  fruticosa (L.) A. Chev
99. Coriandrum sativum L.
100. Corypha elata Roxb.
101. Cosmos caudatus H.B.K.
102. Costus spensiosus (koen.) J.E. Smith.
103. Crataeva nurvala Buch. Ham.
104. Cratoxylum arborescens (Vahl.) BI.
105. Crescentia cujeta L.
106. Crinum asiaticum L.
107. Crotalaria ferruginea Grah.
108. Croton tiglum L.
109. Cucumis melo L.
110. Cucumis sativus L.
111. Cucurbita moschata (Duch.) Poir.
112. Cucurbita pepo DC.
113. Cuminu cyminum L
114. Curculigo orchioides Gaertn
115. Curcuma aeruginosa Roxb.
116. Curcuma domestica Val.
117. Curcuma heyneana Val. & V. Zijp.
118. Curcuma mangga  Val. & V. Zijp.
119. Curcuma petiola Roxb.
120. Curcuma xanthorrhiza Roxb.
121. Cuscuta australis R.Br.
122. Cyathea molucana R.Br
123. Cyathula prostrata (L.) Bl.
124. Cycas rumphii Miq.
125. Cyclea barbata Miers.
126. Cyclophorus numularifolius C.Chr.
127. Cymbopogon citratus (DC.) Stapt
128. Cymbopogon nardus (L.) Rendle
129. Cynodon dactylon (L.) Pers.
130. Cynometra cauliflora L.
131. Cyperus papyrus L.
132. Cyperus rotundus L.
133. Chyphomandra batacea (Cav.) Sendtn.
134. Cyrtostachys lakka Becc.
Kembang merak
Secang
Kacang hiris
Rotan sega
Hoe cacing
Rotan lilin
Rotan manan
Simambu
Rotan irit
Bunga tiga lapis
Kaliandra
Meniran kerbau
Nyamplung
Widuri
Teh
Kenanga

Kenari
Kenari babi
Kara pedang
Ganyong
Ganyong hutan
Ganja
Kayu tujuh
Cabe merah
Cabe rawit
Cenet areuy
Pepaya
Kembang pulu
Jintan
Saray
Ketepeng cina
Sena
Trangguli
Kasingsat
Johar
Galenggang kecil
Tali putri
Berangan duri
Cemara gunung
Tapak dara
Kapok
Jengger ayam
Kayu tahi
Daun kaki kuda
Kibesin
Pakis rawa
Buta Badak
Paku jepun
Klaras tulang
Rumput jejarongan
Seruni
Sawo durian
Rumput jarum
Besole
Paku simpai
Andewi
Anggrek Antelan
Kina
Kayu manis
Kapur barus
Kayu manis cina
Kayu lawang
Masoyi
Selasihan
Sintok
Manis jangan
Galing kerbau
Cikal tulang
Semangka
Jeruk nipis
Jeruk manis
Jeruk purut
Jeruk asam
Jeruk bali
Jeruk sukade
Jeruk keprok
Temung
Mamang
Kembang bugang
Genje
Bunga pagoda
Sagunggu
Nona makar sirih
Kembang telang
Kemarungan
Kelapa
Puring
Anggrek hitam
Kopi
Jali
Kola
Kentang jawa
Talas
Gewor
Gewor lalakina
Kongea
Jabung
Kendal
Hanjuang
Ketumbar
Gebang
Kenikir
Pacing
Janaran
Geronggan
Berunuk
Bakung
Orok-orok
Cerakin
Blewah
Mentimun
Labu merah
Labu manis
Jintan putih
Congkok
Temu hitam
Kunyit
Temu giring
Koneng manggah
Temu putri
Temu lawak
Muja muju
Paku itam paya
Bayam pasir
Pakis haji
Camcau
Picisan
Akar wangi
Serai
Grintingan
Namnam
Siprus
Rumput teki
Terung belanda
Palem merah


Berbagi artikel ini dengan teman-teman di Facebook klik Share

Baca SelengkapnyaNama Ilmiah Tanaman (C)
mjumani, Updated at: Oktober 11, 2011

Minggu, 09 Oktober 2011

Nama Ilmiah Tanaman (B)


Nama Ilmiah Tanaman atau Tumbuhan ada banyak sekali namun beberapa di antaranya yang cukup familiar adalah sebagai berikut. Untuk abjad B sebagai contoh yang cukup terkenal antara lain Kembang kertas  dengan nama Ilmiah Bougainvillae spectabilis Willd. dan Bruguiera conjugata Merr. yang merupakan nama latin dari  Bakau.

Nama Ilmiah Tanaman A. B. C. D. E. F. G. H. I. J. K. L. M. N. O. P. Q. R. S. T. U. V. W. X. Y. Z.

Nama Ilmiah Tanaman alfabet [B]







Nama Ilmiah
Nama Tanaman        
1. Baccaurea dulcis (Jack.) M.A.
2.Baccaurea javanica (BI.) M.A.
3.Baccaurea montleyana M.A
4.Baccaurea racemosa (Reinw. & BI.) M.A
5.Baeckea frutescens L.
6.Bambusa spinosa BI.
7.Bambusa vulgaris Schard.
8.Barleria prionitis L.
9.Barringtonia asiatica (L.) Kurz
10.Basella rubra L.
11.Baselicum polystachyon (L.) Moench
12.Bauhinia scandens L.
13.Begonia glabra Kuiz. ex Pav.
14.Belamcanda chinensis (L.) DC.
15.Benincasa hispida (Thunb.) Cogn.
16.Beta vulgaris L.
17.Bidens pilosa L.
18.Biophytum sensitivum (L.) DC.
19.Bixa orellana L.
20.Blumea balsamifera (L.) DC.
21.Boehmeria nivea (L.) Gaud.
22.Boesenbergia pandurata (Roxb.) schlecht.
23.Borassus flabellifer L.
24.Borreria hispida Schum.
25.Borreria ocimoides DC.
26.Bouea macrophylla Griff.
27.Bougainvillae spectabilis Willd
28.Brachiaria mutica (Forsk.) Stapf
29.Brassica chinensis L.
30.Brassica juncea (L.) Czern
31.Brassica napus L.
32.Brassica oleracea L.
33.Brassica rapa L.
34.Breynia cernua (Poir.) M. A.
35.Broussonetia papyrifera (L.) Vent
36.Brucea javanica (L.)Merr.
37.Bruguiera conjugata Merr.
38.Butea monosperma (LMK) Taub.
 Tupa
 Menteng utan
 Rambai
 Kapundung
 Jungrahab
 Bambu duri
 Bambu gading
 Landep
 Butun
 Gendola
 Sangket
 Daun lilin
 Begonia
 Wordi
 Kundur
 Bit
 Ketul
 Daun hidup
 Kesumba
 Sembung
 Rami
 Temu kunci
 Lontar
 Gempur batu
 Katumpangan
 Gandaria
 Kembang kertas
 Rumput malela
 Petsai
 Sawi
 Kol rabi
 Kubis
 Kol Rap
 Imer
 Sepukau
 Malur
 Bakau
 Pelasa



Berbagi artikel ini dengan teman-teman di Facebook klik Share
Baca SelengkapnyaNama Ilmiah Tanaman (B)
mjumani, Updated at: Oktober 09, 2011

Jumat, 07 Oktober 2011

Nama Ilmiah Tanaman (A)



Nama Ilmiah Tanaman

Nama Ilmiah Tanaman atau "scientific name" terdiri atas dua suku kata dari sistem taksonomi  yang pertama menunjukan genus dan kedua sebagai penunjuk spesies. Nama ilmiah tanaman atau tumbuhan diatur menggunakan bahasa latin atau bahasa lain yang dilatinkan. Penggagas sistem penamaan binomial ini adalah Carolus Linnaeus yang awalnya hanya di terapkan untuk kelompok Fungi, Tumbuhan dan Hewan. 

Nama ilmiah untuk Tanaman ataupun hewan sering kali disebut dengan istilah nama latin, walaupun sebenarnya istilah ini kurang tepat karena sebagian nama ilmiah yang di gunakan tidak sepenuhnya nama latin melainkan nama deskriptor atau pemberi deskripsi pertama kali untuk tumbuhan tertentu yang kemudian nama deskriptor ini dilatinkan.

Nama ilmiah atau nama latin diatur penulisannya antara lain sebagai berikut :
Terdiri atas dua kata ( binomial)

Huruf pertama pada kata pertama (genus) di tulis dengan huruf besar
Contoh : Gnetum gnemon Linn.

Huruf pertama pada kata kedua (penunjuk spesies) di tulis dengan huruf kecil 
Contoh : Marsilea crenata 

 Nama Ilmiah di tulis lengkap untuk pertama kali penyebutan dan cukup di tulis dengan singkatan huruf awal Genus kemudian diberi tanda titik lalu di ikuti nama penunjuk spesies lengkap.
Contoh : Selain Dendrobium secundum ada juga D. lamellatum, dan D. crumenatum yang tampak menghiasi taman anggrek Meratus.

Pada teks Nama ilmiah di tulis dengan cetak miring "italic" atau di beri garis bawah terpisah antara genus dan penujuk spesies pada tulisan tangan.

Singkatan "sp" untuk zoologi dan "spec" untuk botani di gunakan jika nama spesies tidak dapat atau tidak perlu di gunakan. 

Aturan penulisan nama ilmiah lainnya bisa diliat disini

 Nama Ilmiah Tanaman A. B. C. D. E. F. G. H. I. J. K. L. M. N. O. P. Q. R. S. T. U. V. W. X. Y. Z.





Nama Ilmiah
Nama Tanaman        
1. Abelmoschus escolentus (L.) Moench
2. Abelmoschus manihot Medik.
3. Abelmoschus moschatus Medik
4. Abrus precatorius L.
5. Acacia arabica (Lmk) Willd.
6. Acacia arnesiana (L.) Wild.
7. Acalypha hispida Burm. f
8. Acalypha wilkesiana M.A.
9. Achantus ilicifolius L.
10. Achilea millefolium L.
11. Achras zapota L.
12. Achyranthes aspera L.
13. Acaros calamus L.
14. Acronychia laurifolia Bl.
15. Acrostichum aureum L.
16. Adenanthera microsperma T.& B.
17. Adenostemma lavenia (L.) O.K.
18. Adiantum sp.
19. Aegle marmelos (L.) Corr.
20. Aerva sanguinolenta (L.) Bl.
21. Agathis alba Foxw.
22. Agave sisalana Perrine
23. Ageratum conyzoides L.
24. Aglaia odorata Lour.
25. Albizzia falcata Backer.
26. Aleurites mollucana (L.) Willd.
27. Allamanda cathartica L.
28. Allium cepa L.
29. Allium fistulosum L.
30. Allium odurum L.
31. Allium sativum L.
32. Alocasia indica Schott
33. Alocasia macrorrhiza Schoot
34. Aloe vera (L.) Webb
35. Alpinia galanga (L.) Willd
36. Alpinia malaccensis Rosc.
37. Alsophila glauca J.Sm.
38. Alstonia scholaris R.Br.
39. Alternanthera ficoidea (L.) R.Br.
40. Alternanthera sessilis R.Br
41. Altingia exelsa Norona
42. Alyxia stellata Auct. non. R & S.
43. Amaranthus hybridus L.
44. Amranthus lividus L.
45. Amaranthus spinosus L.
46. Amherstia nobilis Wall.
47. Amomum aculeatum Roxb.
48. Amomum cardamomum Willd.
49. Amorphopallus campanulatus Bl.
50. Amorphopallus variabilis Bl.
51. Anacardium occidentale L.
52. Anamirta coculus (L.) W. & A.
53. Ananas comosus (L.) Merr.
54. Andrographis paniculata (Burm. f) Nees.
55. Andropogon zizanioides (L.) Urban
56. Aneilema nudiflorum R.Br
57. Anethum graveolens L.
58. Annona muricata L.
59. Annona reticulata L.
60. Annona squamosa L.
61. Anthurium cristallinum Lindl. & Andre.
62. Antidesma bunius (L.) Spreng.
63. Apama tomentosa Willd.
64. Apium graveolens L.
65. Aquilaria malaccensis Lamk.
66. Arachis hipogaea L.
67. Arachnis flos-aeris (L.) Rchb. f.
68. Araucaria cunninghamii D. Don.
69. Arcangelisca flava (L.) Merr.
70. Areca catechu L.
71. Arenga obtusifolia Merr.
72. Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.
73. Artemisia cina Berg
74. Artemisia vulgaris L.
75. Artocarpus champedan Spreng.
76. Artocarpus communis Forst.
77. Artocarpus elasticus Reinw. & Bl.
78. Artocarpus heterophyllus Lmk.
79. Artocarpus rigida Bl.
80. Asophila glauca J. Sm.
81. Asparagus plumosus Backer.
82. Asplenium nidus L.
83. Averrhoa bilimbi L.
84. Averrhoa carambola L.
85. Axonopus compresus Beauv.
86. Azadirachta indica A. Juss.
87. Azolla pinnata R. Br.
 Kopi arab
 Gedi
 Kasturi
 Saga
 Gom arab
 Srikonta
 Ekor kucing
 Akalifa
 Jeruju
 Daun seribu
 Sawo manila
 Jarong
 Dringo
 Ki salira
 Paku laut
 Saga pohon
 Lagetan warak
 Suplir
 Maja
 Sambang colok
 Damar
 Sisal
 Babadotan
 Culan
 Sengon
 Kemiri
 Alamanda
 Bawang merah
 Bawang daun
 Kucai
 Baawang putih
 Bira
 Sente
 Lidah buaya
 Lengkuas
 Lengkuas malaka
 Paku tiang
 Pulai
 Krokot
 Daun kremah
 Rasamala
 Pulasari
 Bayam
 Senggang itik
 Bayam duri
 Cecekeran
 Parahulu
 Kapulaga
 Suweg
 Kembang bangkai
 Jambu mede
 Oyod peron
 Nanas
 Sambilata
 Akar wangi
 Gewor
 Adas sowa
 Sirsak
 Buah nona
 Srikaya
 Kuping gajah
 Buni
 Singa depa
 Seledri
 Kayu garu
 Kacang tanah
 Anggrek kalajengking
 Damar laki
 Tali kuning
 Pinang
 Langkap
 Enau
 Mungsi arab
 Lokat mala
 Campedak
 Sukun
 Benda
 Nangka
 Kosar
 Paku tiang
 Asparagus
 Paku sarang burung
 Belimbing wuluh
 Belimbing
 Rumput pait
 Mimba
 Ki apung



Berbagi artikel ini dengan teman-teman di Facebook klik Share
Baca SelengkapnyaNama Ilmiah Tanaman (A)
mjumani, Updated at: Oktober 07, 2011
 

mjumanion